SuaraJogja.id - Dua orang anak di bawah umur diamankan oleh warga Ngabean Kulon, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Minggu (11/9/2022) dini hari tadi. Selanjutnya, dua remaja tersebut digelandang ke Mapolsek Ngaglik.
Kapolsek Ngaglik Kompol Anjar Istriani mengatakan, dua orang itu yakni PPC (16) warga Kapanewon Berbah, dan GSR (16) warga Kemantren Gondokusuman, Kota Jogja.
"Mereka diamankan karena diduga akan melakukan tindak kejahatan jalanan. Diamankan warga karena keduanya diduga akan melakukan penyerangan ke wilayah Kalurahan Rejodani," ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Ngaglik, Iptu Agus Setyo Wahyudi menjelaskan, peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 02.00 WIB itu bermula saat adanya informasi masyarakat, mengenai adanya sekolompok anak-anak yang diduga melakukan penyerangan di wilayah Kalurahan Rejodani.
"Sekitar pukul 01.00 WIB. Ternyata informasi itu benar, ada sekitar lima orang anak bleyer-bleyer (memainkan gas motor) di wilayah tersebut," tutur dia.
Selain itu, salah satu orang dari kelompok tersebut kedapatan mengeluarkan senjata tajam berupa clurit. Mengetahui hal itu, warga yang melihatnya langsung mengejar gerombolan remaja tadi.
"Di simpang Monjali, lima orang anak tersebut terpisah. Dua orang anak berboncengan ke arah Jalan Kaliurang," sebutnya.
Setelah terjadi kejar-kejaran, dua orang anak itu akhirnya dapat diamankan. Setelah itu, langsung diserahkan ke Polsek Ngaglik. Tidak dilakukan penahanan kepada keduanya, melainkan dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Setelah sebelumnya kedua orang tua mereka dipanggil ke Mapolsek.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Pencuri di Rumah Ze Valente Tertangkap, Pelaku Merupakan Eks ART
Berita Terkait
-
Pencuri di Rumah Ze Valente Tertangkap, Pelaku Merupakan Eks ART
-
Pencuri Tertangkap, Gelandang PSS Sleman Ze Valente Sempat Pesimistis Barang Berharga Miliknya Bisa Kembali
-
Plot Twist Perampokan Rumah Ze Valente, Malingnya Pembantu Sendiri
-
Prestasi Komjen Pol Ahmad Dofiri yang Pimpin Sidang Kode Etik Ferdy Sambo, Sikat Klitih hingga Hoaks Sri Sultan HB X
-
Begal Payudara Ngaglik Berulah Lagi, Polisi: Kami Terus Bekerja Keras
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta