Gedung senilai Rp17 Miliar itu, kata Triyanto, pemanfaatannya akan diserahkan kepada sekolah. Namun tak menutup kemungkinan jika ada pihak luar sekolah yang ingin memanfaatkan bisa juga dilakukan.
Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Sultan HB X memastikan bahwa bangunan Grha Padmanaba sudah memenuhi aturan yang ada. Terlebih aturan membangun gedung baru di kawasan cagar budaya Kotabaru.
"Ya tidak apa-apa, wong ini melengkapi fasilitas yang ada, yang heritage yang di sana tidak diambrukkan," kata Sri Sultan.
Sultan menilai perencanaan pembangunan gedung pun sudah dilakukan dengan matang. Sehingga memang tak ada bangunan cagar budaya yang turut terdampak dalam pendirian Grha Padmanaba.
"Saya kira dalam dulu merencakan kan sudah dipikirkannya, dalam arti bukan mengubah tapi menambah ruang-ruang yang kosong. Bukan gempur yang sudah ada. Dipertahankan (cagar budaya) bukan dipertahankan tapi memang enggak boleh (diubah)," tegasnya.
Ia berharap bangunan baru ini dapat bermanfaat bagi seluruh anak didik di Yogyakarta. Agar dapat belajar lebih nyaman dan lebih baik lagi.
Berita Terkait
-
Kisah Rumah di Saritem Menjadi Cagar Budaya Kota Bandung
-
Sri Sultan HB X Tinjau Hotel Ibis, Manajemen Baru Buka Lowongan untuk Karyawan Lama
-
Mahasiswa Demo Lagi Tolak Kenaikan Harga BBM, Sri Sultan HB X: Boleh Saja yang Penting Jangan Anarkis
-
BPCB Jambi Identifikasi Aksi Penjarahan Artefak Sejarah di Sungai Batang Hari Dilakukan Pendatang dari Sumsel
-
Artefak Keramik hingga Emas Peninggalan Dinasti China Dijarah 40-an Kapal di Sungai Batanghari
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur