SuaraJogja.id - Pemecah rekor Arsenal, Ethan Nwaneri, diperkirakan akan menjadi pemain produk akademi terbesar klub mengalahkan Cesc Fabregas dan Jack Wilshere.
Remaja itu menjadi pemain termuda Liga Premier pada hari Minggu (18/9/2022) ketika ia datang dari bangku cadangan melawan Brentford berusia hanya 15 tahun dan 181 hari. Gelandang Nwaneri menggantikan Fabio Vieira pada menit ke - 90 di Gtech Community Stadium dimana The Gunners menang 3-0 .
Pemain internasional Inggris U-17 itu bahkan belum lahir ketika Arsenal pindah dari Highbury ke Emirates Stadium pada 2006. Meskipun baru melakukan debutnya di Arsenal U21 pada awal September, pemain muda itu dipromosikan ke pelatihan tim utama minggu lalu, dengan bos Mikel Arteta menghadiahinya dengan debutnya.
Dengan melakukan itu, ia memecahkan rekor Harvey Elliott sebelumnya di Liga Premier selama 16 tahun dan 30 hari pada tahun 2019 ketika ia tampil untuk Fulham melawan Wolves. Menurut Daily Mail , orang dalam Arsenal telah mendukung Nwaneri untuk melampaui sesama lulusan akademi Fabregas dan Wilshere di London Utara.
Mantan kapten The Gunners, Fabregas, yang merupakan pemain termuda Arsenal sebelum Nwaneri, mencetak 57 gol dalam 303 pertandingan untuk klub setelah melakukan debutnya pada Oktober 2003. Sementara Wilshere, yang merupakan pemain Arsenal termuda ketiga dalam sejarah, memenangkan dua Piala FA dari 197 pertandingannya.
Berbicara kepada Mail, sebuah sumber menggambarkan Nwaneri sebagai "pesepakbola total" yang akan bersinar di posisi mana pun di lapangan.
“Dia nyaman di mana pun Anda memainkannya. Dia akan menjadi pemain terbaik jika Anda memainkannya sebagai bek kanan. Dalam 10 menit dia akan beradaptasi dan menjadi pemain terbaik di lapangan. Pesepakbola yang lengkap dan total," mneurut salah seorang sumber dilansir dari The Sun (20/9/2022).
Bahkan telah dinyatakan bahwa beberapa orang di Arsenal tidak hanya percaya bahwa dia adalah 'yang berikutnya' dari akademi, tetapi THE one. Dalam wawancara pasca-pertandingannya setelah kemenangan atas Brentford, Arteta memuji Nwaneri.
"Ketika Anda melihat bocah itu, saya merasa dia memiliki sesuatu yang istimewa. Dan sekarang dia membuat satu langkah maju dan mungkin dia membutuhkan sepuluh langkah mundur… ini momen yang menyenangkan,” katanya.
Baca Juga: Ini Lima Pemain Termuda di Liga Inggris, Ethan Nwaneri Pecahkan Rekor
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Ini Lima Pemain Termuda di Liga Inggris, Ethan Nwaneri Pecahkan Rekor
-
Jadi Komoditi Panas Bursa Transfer, Wakil Kapten Arsenal Minta Klub Sekuat Tenaga Pertahankan Ethan Nwaneri
-
Duo Manchester dan Chelsea Berebut Ethan Nwaneri, Bocah 15 Tahun yang Sudah Debut di Liga Inggris Bareng Arsenal
-
Ethan Nwaneri Akan Menjadi Pemain Paling Muda di Liga Inggris, Usia 15 Tahun
-
Menjelang Piala Dunia, William Saliba Targetkan Tempat di Timnas Prancis
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup