SuaraJogja.id - Kegiatan Zoom Meeting, merupakan salah satu kegiatan yang banyak dilakukan tepatnya saat terjadi pembatasan sosial seiring kasus Covid-19 yang meninggi. Meski demikian ada kisah-kisah unik yang lucu dan tidak terduga.
Zoom Meeting atau nge-Zoom adalah cara alternatif yang dilakukan masyarakat, tetap menjalin komunikasi dengan teman atau keluarga tanpa harus bertemu langsung atau tatap muka supaya tidak terjadi penularan Covid-19.
Akan tetapi, acara rapat virtual tersebut bukan tanpa tantangan. Akses internet yang kurang stabil, gangguan pada smartphone atau laptop ketika dipakai untuk Zoom Meeting dan lain sebagainya. Selain itu walaupun rapat digelar secara virtual, masih saja ada orang-orang yang diwajibkan untuk hadir di dalam rapat.
Padahal orang tersebut tidak bisa nge-Zoom karena satu dan lain hal. Untungnya ada orang yang rela melakukan sesuatu demi sang kekasih, termasuk insiden yang dialami oleh seorang cowok.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @storywatsappku, memperlihatkan seorang cowok yang rela berdandan seperti perempuan demi menggantinya ceweknya untuk nge-Zoom. Mungkin karena satu dan lain hal, membuat ceweknya tidak bisa ikut Zoom di hari itu.
Untungnya sang cowok rela untuk memakai jilbab, kacamata dan masker supaya mirip dengan ceweknya. Dengan begitu si cewek, tetap dianggap hadir sehingga cewek itu tetap tercatat kehadirannya, meski memang menipu orang-orang dengan memakai jilbab.
“Digantiin Zoom sama ayang,” bunyi caption pengunggah video tersebut di Instagram.
Video seorang perempuan yang digantikan zoom kekasihnya ini pun mendapatkan berbagai komentar dari warganet di Instagram.
“Kukira yanti ternyata yanto,” tulis salah satu warganet.
Baca Juga: Terlalu Rajin, Murid Ini Malah yang Jemput Gurunya Pergi ke Sekolah
“Yang penting nggak bersuara,” tulis komentar salah satu warganet.
“kukira nadya ternyata chandra,” komentar salah satu warganet di Instagram.
“Bayangin tiba" khodam nya keluar:)” tulis warganet di kolom komentar.
“Cobain dong jokiin nge zoom wkwk,” komentar warganet lainnya di Instagram.
“Gue jadi curiga abis liat ini klo ada yang google meet atau zoom pakai masker,” ujar salah satu warganet.
Unggahan video seorang perempuan yang digantikan zoom kuliah oleh kekasihnya ini lantas viral dan mendapatkan lebih dari 27 ribu likes.
Berita Terkait
-
Terlalu Rajin, Murid Ini Malah yang Jemput Gurunya Pergi ke Sekolah
-
Sedang Direbus, Kepiting Ini Malah Santuy Makan Jagung di Wajan
-
Mahfud MD Soal Aksi Semena-mena Wakil Ketua DPRD Depok Sopir Truk: Proporsional tak Perlu Emosional
-
Sosok Wanita Cantik Muncul Bela Sikap Ferdy Sambo, Begini Komentarnya hingga Dihujat Netizen
-
Hotman Paris Ngamuk saat Tahu Aksi Main Hakim Anggota DPRD Depok ke Sopir Truk: Ayok Kita Lawan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK