SuaraJogja.id - Berstatus tahanan kasus pencurian tak mengurungkan niat MMA (22) warga Wiijirejo, Kapanewon Pandak, Bantul untuk menikahi pujaan hatinya berinisial VDO (27).
Tepat pukul 10.00 WIB keduanya melangsungkan pernikahan di ruang Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Bantul pada Rabu (28/9/2022) dengan disaksikan penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Bantul, Kasat Tahti Polres Bantul, orangtua kedua mempelai serta para saksi.
Mereka mengaku bahwa penentuan tanggal pernikahan ini telah direncanakan sejak lama. Meskipun harus menikah di Polres Bantul lantaran kasus yang dialami MMA, mereka mengaku senang dan menjalaninya dengan ikhlas.
Kasat Tahti Polres Bantul, Iptu Suharyanta mengatakan pernikahan tahanan ini merupakan yang kesepuluh kalinya terjadi di Polres Bantul. Menurutnya kegiatan ini merupakan wujud pelayanan Sat Tahti Polres Bantul kepada tahanan.
"Pernikahan ini atas permintaan kedua keluarga untuk melangsungkan pernikahan. MMA meski berstatus tahanan, tapi dia juga punya hak yang sama," katanya, Rabu.
Prosesi akad nikah berlangsung secara sederhana. Keduanya tampak menangis haru saat bersalaman dengan kedua orangtuanya.
"Kita berikan hak-hak tahanan untuk melangsungkan pernikahan. Saya juga berpesan kepada MMA agar tabah menjalani proses hukum ini sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.
Usai ikrar janji disahkan oleh para saksi, MMA pun kembali digiring masuk sel tahanan Mapolres Bantul.
Terpisah Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan permohonan perkawinan dari MMA telah diajukan kepada Polres Bantul pada pekan lalu. Oleh Kapolres Bantul permohonan tersebut dikabulkan namun sesuai kebijakan dimana proses akad pernikahan dilaksanakan dengan keamanan penuh.
"Kebijakannya ada di ruang tahanan dengan keamanan yang penuh. Untuk pertimbangannya apa karena pernikahan itu ibadah jadi kita tidak menghalang-halangi untuk menggelar pernikahan," katanya.
Berita Terkait
-
Menilik Kompleks Kamp Plantungan Tahanan Perempuan yang Dianggap Gerwani Era PKI
-
Kak Seto Gagal Temui Tahanan Perempuan Melahirkan Bayi di Rutan Sidoarjo, Ini Kronologisnya
-
Video Viral Tahanan Nonton Bareng Film Kartun Upin Ipin, Warganet Beri Respon Kocak: Jadi Pingin Join
-
Ferdy Sambo Berpeluang Bebas dari Tahanan Dalam 120 Hari, IPW: Ini Normal
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning