SuaraJogja.id - Anggota DPR RI, Fadli Zon turut bersuara terkait perkara pelaporan Komika Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya. Ia menganggap kata kasar dari Mamat Alkatiri sebagai bumbu komedi.
Melalui cuitannya, Fadli Zon justru merasa terhibur dan terpingkal-pingkal dengan konten Mamat Alkatiri. Fadli merasa wajar dengan kritikan-kritikan yang sesekali ada kata kasar.
"Saya ikut sebagai pembicara pada diskusi itu. Setelah selesai ikut diroasting oleh Mamat Alkatiri. Menurut saya wajar kritik-kritiknya, memang sesekali ada kata kasar. Tp itulah 'bumbu' komedi. Saya merasa terhibur n terpingkal-pingkal," tulis Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon, dikutip Rabu (5/10/2022).
Sebelumnya, Mamat Alkatiri dipolisikan oleh salah satu anggota Komisi I DPR RI, Hillary Brigitta. Surat laporan polisi Mamat Alkatiri diunggah di akun Instagram @hillarybrigitta, Senin (3/10/2022). Hillary merupakan anggota Komisi I DPR dari Fraksi NasDem.
"Yang bilang anj*** dan t*i bukan penghinaan coba aja kalo dia omong begini ke ibu atau anak. Memang pejabat publik boleh dikritik. Tapi setau saya di Indonesia mo dia pejabat publik mo dia pembantu rumah tangga, tetap tidak boleh dibully apalagi dimaki," tulis Brigitta di akun Instagram-nya.
Warganet pun sepakat dengan cuitan Fadli Zon yang menganggap wajar konten lawakan Mamat Alkatiri kerap melontarkan nada yang cukup tinggi dan beberapa kata kasar.
"Mantap Pak, tolong kasi paham juniornya itu biar gak baperan," tulis Rudi.
"Masokkkk pak fadli, maklum mungkin masih darah muda, darahnya para remaja ,Yang selalu merasa gagah. Tak pernah mau mengalah. Darah muda," kata Ikhwan AP.
"Baru diroasting pake kata kasar udah baperan bawa-bawa pasal karet kondom.Mungkin kurang belajar dari pejabat lain yang udah buat masalah sangat besar sampe merugikan rakyat banyak tapi masih tebal mukanya buat lanjut menjabat dan buat kesalahan baru," tulis Nuhe.
Baca Juga: Haris Azhar Siap Dampingi Mamat Alkatiri soal Roasting Anggota Dewan Hillary Lasut
"Demonstran teriak teriak anjing, goblok, tai dll kagak pernah di pidanakan lah ini roasting di pidanakan sedangkan yang ngadain acara rosting kan mereka kritik langsung dipidanakan kritik lewat media di sebut UU ITE terus keritik lewat mana lagi? Demo? Sudah di lakukan semuanya," beber warganet lain.
"Semoga Mamat jadian sama Brigitta, amin," tulis Shelvia.
"Salut saya dengan bapak, harusnya semua wakil rakyat belajar dr bapak diroasting komedian bahkan bullying di sosmed tetap tersenyum," tulis Koko.
Kontributor : Ismoyo Sedjati
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah kepada Mamat Alkatiri yang Dipolisikan DPR RI Hillary Brigita: Nanti Lomba Maki Pejabat
-
Cuitan Fadli Zon soal Diduga Aparat Tendang Aremania di Tragedi Kanjuruhan, Brutal dan Jauh dari Profesional
-
Anggota DPR RI Polisikan Mamat Alkatiri, Warganet Soroti Relasi Kuasa yang Mudah Injak-Injak Masyarakat
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Rp1.746 Triliun Transaksi Dicetak BRILink Agen, Jadi Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Negeri Kita
-
Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
-
Unik! Malioboro Turunkan Tokoh 'Edan-edanan' untuk Tertibkan Perokok Bandel secara Humanis
-
BRI Sediakan Kemudahan dalam Menerima dan Mengelola Kiriman Dana untuk Keluarga PMI
-
Ekonom UGM Wanti-wanti: Jangan Sampai WFH Demi Hemat BBM 'Bunuh' Warung dan Ojol