SuaraJogja.id - Eks pelatih Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini memberikan komentarnya atas kegagalan skuat Garuda Asia melaju ke putaran final Piala Asia U-17.
Timnas Indonesia U-17 di bawah arahan Bima Sakti dipastikan tak lolos ke Piala Asia U-17 setelah pada pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Asia kalah telak dengan skor 5-1. Selain itu, skuat Garuda Asia gagal untuk menjadi runner-up terbaik.
Fakhri Husaini mengungkapkan jika kegagalan merupakan makanan orang-orang sukses. Menurutnya tak ada orang yang bisa menghindar dari hal itu.
"Gagal itu makanannya orang sukses, jadi jangan berharap kalian bisa menghindar," tulis Fakhri Husaini di akun Instagram pribadinya.
"Terima kasih untuk perjuangannya, anak muda, tugas berat dan mulia sudah selesai dilaksanakan. Insya Allah setiap tetes keringat yang keluar akan bernilai ibadah," tambah Fakhri.
Pernyataan Fakhri Husaini tersebut sontak mendapat respon dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang memberikan cibiran atas statemennya.
"Sumpah, pelatih plin-plan kayak gini enggak bgt sumpah. Perkataan nya emang manis tapi hatinya penuh dengan dendam dan iri dengki. Semoga cepat sembuh ya pak penyakit hati nya," ungkap salah seorang netizen.
"Yaudah kalo gitu semoga gagal terus biar amal dan ibadah ga usah menang.. biar ibadah dan amal. setau solat dan beramal yg lain2 wkwkw main bola ya bola. wesi yo wesi nasi yo nasi," sindir netizen yang lain.
"Jing beda perlakuan, giliran Timnas Senior main jelek bacotnya pakai counter attack, giliran Timnas Junior kalah bacotnya adem banget," kata netizen lainnya.
"Gagal terus menerus apa itu yg dibilang SUKSES . Coba Lu tiru Coach Bima sakti orangnya ttp rendah hati dan tdk sombong," sambung netizen satunya.
"Ini bukan motifasi sebenarnya lebih ke pasrah nerima keadaan pantes tim binaannya mrosot bahkan terdegradasi salah menst coach harusnya sembuh lebih cepat bangkit lebih kuat itu menset lokal preeet... lokal preet..." kata netizen lain menyikapi statemen Fakhri Husaini.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Empat Pemain Akademi Persis Ikut TC Timnas Indonesia U-20 di Spanyol dan Turki
-
Shin Tae-yong Ancam Mundur dari Timnas Indonesia, Warganet Ramai Berkomentar Begini
-
Ternyata Ini Alasan Shin Tae-yong Ancam Mundur dari Timnas Indonesia Demi Mochamad Iriawan
-
Shin Tae-yong Siap Mundur Andai Iwan Bule Lengser, Jokowi: Jangan ke Mana-mana Dulu
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
-
Kotak Berisi Kain Putih Mirip Pocong Gegerkan Warga Kulon Progo, Polisi Pastikan Bukan Bayi
-
Isi Chat WA Dibongkar di Sidang Korupsi Dana Hibah Sleman! Raudi Akmal Ajak Ketemu Sosok Ini
-
Drama Sidang Korupsi Sleman: Putra Eks Bupati Klaim Dapat Mandat dari Sekda dan Kepala Bappeda
-
Soal Perbup Hibah Pariwisata, Saksi: Wewenang di Bupati Selaku Kepala Daerah