"Tapi ada obat di indonesia yang over the counter (bisa dibeli tanpa resep) yang sebenarnya itu sirup dengan kandungannya berbagai macam. Orang tua di masa-masa ini, sebaiknya berkonsultasi ke dokter bila anak menunjukkan gejala tertentu. Tidak membeli obat yang tidak jelas keamanannya," pinta Iyan.
Apalagi saat ini, setiap dokter mengganti obat sirup dengan puyer, untuk sementara waktu. Kalaupun ada penggunaan obat sirup yang tidak berubah, itupun karena penyakit yang diderita anak adalah penyakit tertentu.
Di Indonesia, BBPOM sedang lakukan penyelidikan terhadap obat yang mengandung EG dan DEG. Daftar obat yang sudah keluar masuk daftar diketahui mengandung dua zat tersebut, masih berupa daftar sementara dan masih akan diperiksa.
"Masih ada banyak obat yang akan diteliti BBPOM. Kita tunggu sampai final," ucapnya.
"Masyarakat diminta tidak melakukan self medicating dengan obat-obatan sirup. Dengan kewaspadaan gagal ginjal akut pada anak, diharapkan orang tua memeriksakan anak ke dokter, agar dokter yang menentukan obatnya apa," tegasnya.
Ia menambahkan, obat memang menjadi salah satu risiko. Namun bukan satu-satunya penyebab gagal ginjal terjadi pada saat itu juga.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
Data Tak Akurat Bisa Bikin Kebijakan Salah Arah, Warga DIY Diajak Jujur Saat Sensus Ekonomi 2026
-
DPRD Kritik Kesiapan Liburan di Jogja, Wisatawan Terancam Kesulitan Akses ke Malioboro
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban