Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 08 November 2022 | 14:41 WIB
Ilustrasi resesi ekonomi (Kolase foto/Shutterstock)

Resesi 2020

Berbeda dengan resesi pada 1963 dan 1998 yang disebabkan persoalan ekonomi, pada resesi tahun 2020 lalu pemicunya yakni krisis kesehatan yang disebabkan pagebluk covid-19.

Akibat dari pagebluk yang bermula dari China itu, lalu lintas perdagangan dan manusia drop secara global. Aktivitas ekonomi hingga sektor lainnya nyaris mati suri.

Dampaknya ekonomi Indonesia anjlok. Pada kuartal I-2020 mencatatkan kontraksi sebesar 5,32 persen. Untungnya Indonesia tak berkubang di situasi resesi dalam jangka waktu lama.

Baca Juga: Takut Ancaman Resesi Ekonomi 2023? Begini 5 Skenario Tepat Menghadapinya

Ekonomi Indonesia berangsur pulih pada kuartal II-2021 dengan pertumbuhan 7,07 persen (yoy). Sementara itu di triwulan II-2022 pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat sebesar 5,44 persen (yoy).

Load More