SuaraJogja.id - Setelah menunda selama 2 tahun akibat pandemi Covid19, Turnamen Sepak Bola Piala Danrem 072/Pamungkas akhirnya digelar pertama kalinya mulai di Lapangan Yonif Mekanis 403/WP, Jalan Kaliurang 6, Kentungan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dibuka pada 10 November 2022 dan akan berlangsung hingga 27 November 2022.
Kepala Staf Korem (Kasrem) 072 Pamungkas, Hotlan Maratua Gurning mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk membangkitkan kembali geliat olahraga terutama sepak bola mengingat cabang olahraga ini memiliki banyak peminat di Indonesia.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena setelah pandemi Covid-19 kegiatan olahraga menurun drastis, bisa dikatakan kegiatan olahraga seperti sekarang ini terhenti dan situasinya sudah mulai membaik," ujarnya, Kamis (10/11/2022).
Ia menyebutkan, tujuan dari kegiatan ini salah satunya ialah untuk menemukan bibit-bibit pesepak bola baru yang selama ini belum terekspos. Pihaknya berharap agar kompetisi ini dapat terus dilakukan untuk tahun-tahun berikutnya dan dapat menghidupkan kegiatan olahraga di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Salah satu tujuan dari kegiatan ini mungkin nanti akan mendapat bibit-bibit baru yang bisa mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta di PON (Pekan Olahraga Nasional)," tandasnya.
Sementara itu Ketua Panitia Turnamen Sepak Bola Piala Danrem 072/Pamungkas, Dani Eko Wiyono mengatakan kompetisi ini diselenggarakan sekaligus untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November.
"Harapannya semangat juang sepak bola tidak kalah dengan semangat juang para pahlawan," katanya.
Dani menambahkan, sistem pertandingan yang digunakan ialah setengah kompetisi dengan 4 grup dimana masing-masing grup terdiri dari 4 tim serta dengan total 32 pertandingan.
"Setiap hari dua kali pertandingan yang digunakan sampai tanggal 27 November, jika tidak ada kendala dalam hal ini ialah cuaca," pungkasnya.
Baca Juga: Turnamen Sepak Bola Bergengsi Antarmedia Digelar, Memperebutkan Piala Menpora
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha