Ilustrasi cuaca berawan. [Istimewa]
SuaraJogja.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah DIY akan berawan pada Minggu (20/11/2022). Ada satu kabupaten yang akan diterjang hujan petir, yaitu Sleman.
BMKG memprediksi suhu udara di DIY berada di rata-rata angka 23-31 derajat celcius.
Kelembapan udara di wilayah DIY sendiri tercatat di kisaran angka 70-95 persen. Berikut prakiraan cuaca yang terjadi pada Minggu:
Bantul
Pagi berawan
Siang berawan
Malam berawan
Dini hari berawan
Sleman
Pagi berawan
Siang hujan petir
Malam berawan
Dini hari berawan
Kulon Progo
Pagi berawan
Siang berawan
Malam berawan
Dini hari berawan
Gunungkidul
Pagi berawan
Siang berawan
Malam berawan
Dini hari berawan
Kota Jogja
Pagi berawan
Siang berawan
Malam berawan
Dini hari berawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
3 Rekomendasi MPV Bekas Rp50 Jutaan, Siap Angkut Keluarga Besar dengan Nyaman Saat Mudik Lebaran!
-
PSIM Yogyakarta Rekrut Jop van der Avert, Pernah Hadapi Van Gastel di Liga Belanda
-
Menjelang Ramadan 2026, Ini Panduan Puasa Qadha dan Doa Buka Puasa yang Perlu Diketahui
-
Tren Kasus DBD di Kota Yogyakarta Menurun, Pengendalian Tetap Jadi Prioritas
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi