SuaraJogja.id - Polisi melakukan tes urin kepada pelaku tabrak lari yang menewaskan satu orang korban pejalan kaki di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Yogyakarta pada Selasa (24/1/2023) kemarin. Saat ini kepolisian masih menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut.
"Sudah kita laksanakan cek urin, apakah ini ada terkait positif tetap kita lakukan pengecekan sejauh ini belum keluar hasilnya," kata Kepala Seksi Humas Polresta Jogja AKP Timbul Sasana Raharja kepada awak media, Kamis (26/1/2022).
Pelaku yang berinisial JFF (21) sendiri saat ini sudah diamankan di rutan Polresta Yogyakarta. Berdasarkan pengakuan dari pelaku, yang bersangkutan merasa mengantuk saat kejadian.
"Hasil pemeriksaan awal itu pelaku mengantuk," ujarnya.
Namun memang belum diketahui saat itu pelaku berangkat atau berkendara darimana. Selain mencoba menghilangkan barang bukti, JFF yang sudah berstatus tersangka itu juga sempat mengelak ketika ditangkap.
"Iya sempat mengelak tapi saat kita tampilkan bukti-bukti cctv, kemudian fog lampu yang tertinggal yang ternyata cocok dengan kendaraan yang milik pelaku," tuturnya.
Disampaikam Timbul, tersangka kini terancam hukuman pidana.
"Untuk pasal yang disangkakan ke tersangka yaitu Pasal 310 ancaman hukuman 6 tahun," tandasnya.
Sebelumnya, insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan seorang pejalan kaki dan kendaraan roda empat terjadi di di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya depan area toko Shalimaar Textile, Gondokusuman sekira pukul 04.30 WIB pagi pada Selasa (24/1/2023). Satu korban dilaporkan meninggal dunia akibat dari kejadian tersebut.
Baca Juga: Dilepas Warga, Sopir Audi A8 Pelaku Tabrak Lari Mahasiswi Unsur di Cianjur Ternyata Bawa Anak-Istri
Nahas nyawa korban tidak tertolong setelah mengalami cedera kepala berat serta patah tulang tangan dan kaki. Korban yang bersangkutan meninggal dunia di TKP dan sudah dibawa ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk diproses lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat