Masalah Utang
Dari keterangan para pelaku, pemicu penganiayaan yang berakhir dengan pembunuhan itu adalah karena korban memiliki utang Rp 12,5 juta kepada salah satu tersangka DB alias ucil. Namun ketika ditagih selalu berkelit bahkan terakhir nomor tersangka diblokir oleh korban.
"Mungkin itu yang jadi pemicunya. Tersangka DB tersinggung kemudian membuat skenario pembunuhan seolah-olah penemuan mayat,"terang dia.
Dalam pemeriksaan DB telah melakukan pemukulan lebih dari 10 kali di dalam mobil dan di belakang rumahnya di Dusun Kersan Kasihan Bantul lebih dari 10 kali. Tersangka lain adalah RP yang masih di bawah umur. RP juga telah memukul lebih dari 5 kali dan menginjak kepala korban dua kali.
Tersangka lain adalah NN alias Briancuk di mana dia juga memukul korban berkali kali di mobil dan di rumah Kasihan, Bantul. Selain itu juga JW alias si jeck, di mana dia ikut menginjak kepala, memukul kepala korban berkali-kali.
"YU alias Kincling serta BAM. Mereka juga memukul, menginjak kepala dan tubuh korban,"terangnya.
Dari tangan pelaku, mereka berhasil mengamankan sebuah mobil Daihatsu Feroza AB 1235 X. Tersangka akan dikenakan pasal berlapis 338 dan 170 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di obyek wisata Gumuk Pasir Kalurahan Parangtritis Kapanewon Kretek Bantul, Jumat (10/2/2023). Mayat tersebut ditemukan oleh wisatawan yang mengendarai Mobil Aula dan Jeep sekira pukul 04.00 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry mengatakan mayat tersebut ditemukan oleh Brian warga Perum Trimulyo Blok 2 Kapanewon Jetis Bantul. Saat itu Brian bersama 7 rekannya mengendarai mobil Ayla dan Jeep. Sesampai di lokasi kejadian mereka mendapati seseorang tergeletak di Gumuk Pasir.
Baca Juga: Dinilai Jadi Pemicu Pembunuhan Brigadir J, Keluarga Harap Putri Candrawathi Dituntut Lebih Berat
"Mereka kemudian tergerak membawanya ke RS Rahma Husada dengan maksud memberikan pertolongan pertama,"kata Jeffry, Jumat siang.
Namun setelah sampai di RS Rahma Husada, rombongan pengantar meninggalkan rumah sakit dan hanya meninggalkan Nomor handphone. Atas kejadian tersebut pihak RS melaporkan ke Polres Bantul.
Selanjutnya Tim Inafis dan Reskrim Polres Bantul mendatangi rumah sakit tersebut. Berdasarkan keterangan dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap korban diketahui jika korban telah meninggal dunia antara rentang waktu 30 menit hingga 8 jam sebelum ditemukan.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Warga Bali di Desa Angseri dan Sarimekar Terima Paket Sembako dari BRI Peduli
-
Dinkes Sleman Siagakan Fasyankes 24 Jam Selama Lebaran, Antisipasi Kematian Ibu hingga Super Flu
-
5 Opsi Hotel di Area Gading Serpong, Lengkap dan Nyaman
-
Puncak Arus Mudik Lebaran, 53 Ribu Penumpang Padati Yogyakarta, KAI Tambah Kapasitas Perjalanan
-
Kasus Kecelakaan Laut Masih Marak, Delapan Posko Disiagakan di Pantai DIY Saat Libur Lebaran