SuaraJogja.id - Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY menyiapkan sekitar 400 lebih unit armada untuk melayani masyarakat mudik pada Lebaran tahun 2023. Terlebih diprediksi akan ada kenaikan jumlah pemudik pada tahun ini.
"Kurang lebih untuk angkutan tambahan pariwisata ya ada sekitar 400an lebih sedikit," kata Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY, Hantoro, Jumat (31/3/2023).
Hantoro menuturkan jumlah armada tersebut adalah bus-bus besar yang siap digunakan. Bukan tak mungkin masih ada tambahan untuk bus ukuran medium nanti.
Guna memastikan kesiapak seluruh armada itu, pihaknya juga telah bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DIY untuk melakukan ram cek atau pemeriksaan kendaraan. Termasuk bersama dengan PT Jasa Raharja cabang Jogja untuk urusan kesehatan.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprediksi akan ada sekitar 5,8 juta pemudik yang masuk ke DIY pada Lebaran tahun ini. Berdasarkan jumlah itu, kata Hantoro, prediksi orang yang menggunakan angkutan umum berkisar 20-25 persen.
"Ya pasti ada kenaikan, kemarin itu kan orang mudik masih ragu ya, yang kali ini kelihatannya sudah ada lampu hijau, orang mau melaksanakan mudik yang mungkin 2-3 tahun lalu tidak bisa mudik, ini akan melakukan mudik," terangnya.
"Jumlahnya dari total yang akan mudik ya paling tidak kan 20-25 persen kan yang menggunakan angkutan umum darat gitu," imbuhnya.
Mengingat, disampaikan Hantoro, tidak semua pemudik memiliki fasilitas angkutan pribadi. Selain itu tak sedikit pula masyarakat yang tidak mampu untuk menjangkau moda transportasi lain baik pesawat maupun kereta.
Ia berharap masyarakat lebih memilih menggunakan sejumlah transportasi massal yang telah tersedia untuk mudik. Sebagai salah satu upaya mengurangi kemacetan yang berpotensi muncul.
"Kalau harapan kami ya, silahkan menggunakan angkutan massal biar jalan juga tidak terlalu macet nanti," ucapnya.
Baca Juga: Catat! 4 Hal yang Harus Dijalankan Pengendara Hendak Mudik
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan