SuaraJogja.id - Kepala UPT Terminal Giwangan, Bekti Zunanta menuturkan menyebut belum ada lonjakan penumpang selama bulan ramadan tahun ini. Kenaikan signifikan baik penumpang maupun armada di Terminal Giwangan sendiri diprediksi baru akan berlangsung pada H-10 Lebaran mendatang.
"Memang selama ramadan agak sepi baru nanti setelah mendekati H-10 (Lebaran) kita baru ada semacam lonjakan, kalau di hari-hari sekarang kita masih landai," ujar Bekti, Kamis (6/4/2023).
Diungkapkan Bekti, pada bulan ramadan kali ini kendaraan yang datang ke Terminal Giwangan hanya berkisar 700 unit saja. Angka itu turun cukup jauh ketika dibandingkan saat sebelum ramadan yang bisa mencapai rata-rata 1.200 unit per hari.
"H-10 diperkiraan rata-rata di atas 1.000 lah. Prediksi lonjakan sekitar 40 persen baik penumpang maupun kendaraan. Puncaknya kita prediksi tanggal 21 April," terangnya.
Prediksi kenaikan sekitar 40 persen itu dibandingkan dengan 2022 kemarin. Pada tahun lalu puncaknya penumpang dan unit bus hanya mencapai 23 ribu saja.
Sementara jika dihitung untuk estimasi rata-rata harian H-10 bisa mencapai 8 ribuan penumpang. Memang angka itu diprediksi lebih rendah dari sebelum puasa kemarin yakni mencapai 10-11 ribu per hari.
"Biasanya kita sampai H-7 itu masih di bawah karena puasa orang jarang berpergian, setelah menginjak mudik gratis itu mulai meningkat. Puncaknya diprediksi sampai sekitar 40an ribu penumpang," ungkapnya.
Peningkatan itu disebabkan oleh beberapa hal. Termasuk dengan armada bus mudik gratis yang ditambah oleh beberapa instansi.
Setidaknya sejauh ini program mudik gratis yang bakal diterimanya berasal dari Kemenhub dan Pemprov DKI Jakarta. Jumlah armada bus yang akan datang dari program ini pun meningkat dibandingkan tahun lalu.
Baca Juga: Gunakan Dana Keistimewaan, Pemkot Jogja Segera Bangun Fasilitas di Taman Budaya Embung Giwangan
"Ya (meningkat) karena satu sisi ini libur agak panjang, kedua program mudik gratis tahun ini lebih banyak daripada tahun kemarin," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi