SuaraJogja.id - Infobank Media Group bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar acara Literasi dan Inklusi Keuangan di Pendompo Manggala Parasamya, Kantor Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Junat, 12 Mei 2023.
Bertema "Meningkatkan Cakap Keuangan Perempuan Kabupaten Bantul", Literasi dan Inklusi Keuangan ini menghadirkan narasumber antara lain Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, & Perlindungan Konsumen OJK; Filianingsih Hendarta, Deputi Gubernur BI; dan Lana Soelistianingsih, Kepala Eksekutif LPS.
Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan ini diikuti sekitar 200 ibu-ibu penggerak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bantul dan eksekutif keuangan dari seluruh Indonesia.
Hadir juga selaku tuan rumah acara, Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, beserta Ny Dwi Joko Purnomo selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantul, Kepala Perwakilan BI DIY Budi Harto, Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto, dan Editor in Chief The Asian Post, Karnoto Mohamad.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu di Pendompo Kabupaten Bantul untuk mengikuti acara Literasi dan Inklusi Keuangan pagi ini," ujar Joko Purnomo yang mewakili Bupati Bantul.
Menurut Joko, kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan seperti ini sangat penting, khususnya bagi masyarakat Bantul. Sebab, meski tingkat inklusi sudah cukup tinggi namun tingkat literasi masih belum sebanding, sehingga rrntan terjadi masalah dalam transaksi keuangan.
"Pandemi membawa dampak positif yakni terjadinya percepatan transaksi digital termasuk di sektor jasa keuangan. Namun, pandemi juga membawa dampak negatif terkait keamanan dan penipuan dalam transaksi keuangan," papar Joko.
Untuk itu, kata dia, perlunya diimbangi dengan litetasi keuangan yang mumpuni. Maka itu, Kabupaten Bantul mempunyai Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk pengembangan ekonomi daerah.
"Sehingga bisa bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam meningkatkan literasi, khususnya bagi perempuan dan usaha perempuan, agar mampu meningkatkan akses keuangan dan mendorong ekonomi daerah Bantul menjadi lebih sejahteta," urainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DPRD DIY Murka! Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Terancam
-
Disnaker Sleman Buka Posko THR, Pengusaha Diminta Patuhi Kewajiban
-
Kronologi dan Tuntutan Aksi Demo Mencekam di Polda DIY: Soroti Kekerasan Oknum Aparat!
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 24 Feb 2026: Cek Jadwal Magrib dan Doa Lengkap!