SuaraJogja.id - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) DIY terus memperkuat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Provinsi DIY. Hal ini sebagai respon atas sorotan mengenai status keimigrasian warga negara berkonflik yang berpotensi datang ke wilayahnya.
Analis Keimigrasian Ahli Madya Kanwil Kemenkumham DIY Agung Sampurno menuturkan terjadi tren penurunan orang asing yang masuk ke DIY sejak tahun 2019. Hal itu disinyalir sebagai dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda.
Jika sejak 2019 berada di angka 199.078 orang lantas menurun menjadi 25.084 orang per 31 Maret 2023 melalui TPI Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Orang asing yang dimaksud itu termasuk berasal dari negara-negara yang tengah berkonflik.
Di antaranya Myanmar, Rusia, Ukraina, Pakistan, Iran, Yaman, Sudan, Ethiopia, Azerbaijan, Republik Demokrasi Kongo, Burkina Faso, Mali, Nigeria, hingga Haiti.
"Orang asing yang berasal dari negara-negara konflik bersenjata berpotensi menjadi undocumented person, illegal stayer, illegal migrant, stateless person, asylum seeker, dan refugees. Mereka rentan menjadi korban trafficking in person dan people smuggling," ujar Agung dalam keterangan yang diterima, Kamis (25/5/2023).
Sejumlah rekomendasi pun diberikan antara lain dari sisi pengawasan. Termasuk pengawasan administrasi terhadap dokumen keimigrasian.
Tak hanya itu Tim Pengawasan Orang Asing juga dapat melakuakan pendataan kegiatan orang asing. Serta melakukan pengawasan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi pintu masuk DIY yakni di Bandara YIA.
Selain itu juga memberikan izin keimigrasian yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sinergitas dan kolaborasi itu perlu dibangun oleh semua pihak terkait pengawasan orang asing ini
"Tidak kalah penting yaitu melakukan kolaborasi serta sinergi dengan Kementerian/Lembaga Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha, Perwakilan Negara, dan Organiasi Internasional yang relevan dan terkait," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Agung Rektono Seto pembentukan Timpora bertujuan untuk memperkuat pengawasan terhadap keberadaan orang asing di Indonesia terkhusus di DIY.
Menurut Agung, sinergitas ini akan tercapai jika masing-masing instansi berperan aktif dalam kegiatan pengawasan orang asing. Serta terus membangun komunikasi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan di lapangan.
"Saya berharap dengan keberadaan Timpora ini dapat mewujudkan kestabilan situasi dan kondisi yang kondusif dalam lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta," ujar Agung.
Berita Terkait
-
Pakai Visa Liburan, WNA Malah Jadi Penjual Tanah di Bali, Apa Kata Imigrasi?
-
Penguatan Tugas dan Fungsi, Imigrasi Semarang Berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi
-
WNA Masuk Ormas Tugasnya Siapa? Begini Penjelasan ImigrasiBali
-
Terima Kunjungan Studi Tiru, Kepala Kantor Imigrasi Semarang Tunjukan Inovasi Pelayanan Si Semar Layak
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan