SuaraJogja.id - Selama 10 tahun terakhir, Malaysia berhasil membangun reputasi sebagai destinasi wisata kesehatan yang aman dan terpercaya. Banyak wisatawan asing, termasuk asal Indonesia, mengunjungi Malaysia untuk alasan kesehatan.
Walau begitu, banyak di antara mereka yang belum tahu rumah sakit dan ahli yang tepat untuk mengatasi kondisi kesehatan pasien.
"Kami memahami sulitnya memilih pengobatan yang tepat, terutama saat berobat ke luar negeri. Melalui Medic Travel, MeDKAD berupaya menyediakan pengalaman berobat di Malaysia tanpa hambatan melalui layanan pre-treatment, treatment, dan post-treatment yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan pasien termasuk layanan perawatan jantung, skrining kanker, dan konsultasi kesuburan bagi wanita. Kami berkomitmen untuk membantu pasien mengatur perawatan, akomodasi, dan perjalanan secara menyeluruh dengan kualitas yang terjamin," ujar Chief Executive Officer MeDKAD, Ezuan bin Yaacob, dikutip dari siaran pers.
Supaya perjalanan medis ke Malaysia lebih optimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Memilih rumah sakit dan dokter sesuai kondisi kesehatan
Ini sangat penting untuk mendapatkan perawatan medis berkualitas yang sesuai kebutuhan. Anda dapat melakukan riset mengenai reputasi rumah sakit, fasilitas medis, dan kualifikasi dokter. Salah satunya dengan memperhatikan ulasan pasien sebelumnya.
2. Hitung estimasi biaya dengan cermat
Anda dapat menghitung anggaran perjalanan dengan realistis untuk menghadapi biaya pengobatan yang tidak menentu dan melampaui budget. Selain biaya pengobatan, jangan lupa hitung transportasi, akomodasi, makanan, dan uang saku.
Dengan perencanaan matang, Anda dapat menghadapi pengobatan dengan lebih tenang dan menghindari terjebak dalam pembengkakan biaya.
Baca Juga: Salsa 'Cuaks' TikTok Ngaku Pakai Behel Harga Rp 65 Ribu, Netizen Ketakutan: Calon Pasien Dokter Gigi
3. Memilih transportasi dan akomodasi yang nyaman
Pilih moda transportasi sesuai kebutuhan dan pertimbangkan jaraknya dengan rumah sakit atau klinik yang akan dikunjungi. Terutama saat bepergian bersama pasien dengan kondisi medis yang butuh penanganan serius, penerbangan bisnis atau first class dapat menjadi pilihan Anda.
Selain itu, perhatikan lokasi yang strategis, membaca ulasan, serta membandingkan harga dengan akomodasi lain sebelum booking.
4. Siapkan dokumen secara lengkap
Jangan lupa untuk mempersiapkan dokumen perjalanan seperti paspor aktif, tiket pesawat, dan boarding pass. Salinan dokumen medis, seperti riwayat penyakit, serta obat-obatan juga wajib untuk Anda bawa. Jika memiliki asuransi kesehatan, jangan lupa bawa kartu fisiknya.
5. Pelajari budaya dan bahasa setempat
Berita Terkait
-
Viral Influencer Sebut Seks saat Menstruasi Punya Banyak Manfaat, Padahal Dokter Boyke Ingatkan Soal Risiko Mandul
-
Gemasnya Rayyanza Cipung Saat Panik Lihat Stetoskop, Gimana Sih Supaya Anak Tak Takut Dokter?
-
Kehadiran Fasilitas Kesehatan yang Mumpuni Dibutuhkan Masyarakat, Rumah Sakit Ini Lebarkan Sayap ke Kawasan Serang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Geger di DPRD DIY, Foto Gibran Diturunkan, Forum Kebangsaan Desak Pemakzulan
-
Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar
-
Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026