SuaraJogja.id - Polda DIY berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 16,87 kilogram. Barang bukti ganja tersebut didapatkan dari dua jaringan peredaran ganja antar provinsi Jogja-Medan.
Wadir Resnarkoba Polda DIY, AKBP Bakti Andriyono mengatakan ganja tersebut diduga berasal dari Aceh. Baru kemudian dikirimkan ke Medan hingga sampai ke Jogja.
"Ada 16,87 kg (barang bukti ganja). Ini dua jaringan yang berbeda. Jadi dari Jogja langsung ke Medan, mudah-mudahan nanti bisa ke atas lagi sampai ke Aceh, sebab ganja itu dari Aceh juga sebenarnya," ujar Bakti saat rilis kasus di Mapolda DIY, Senin (19/6/2023).
Enam pelaku sudah berhasil diamankan atas kasus ini. Mulai dari AL dan YS untuk jaringan pertama dan IM, HPNP, JS dan BC untuk jaringan kedua.
Baca Juga: Gaduh Mahfud MD Bilang Nyambel Ganja Tidak Dipidana, Bagaimana Hukumnya?
"Jadi sasarannya untuk di Jogja hanya sebagai pasar aja, lewat media sosial, WA, aplikasi. Jadi sebagai sasaran kita pesan secara online kemudian transfer kemudian barang dikirim pakai paket ekspedisi. Jadi dari Medan langsung ke Jogja," terangnya.
Guna mengelabui petugas, paket ekspedisi ganja itu dibungkus bersama dengan kaos. Sehingga menyerupai paket kaos yang dikirim dari Medan ke Jogja.
Paket ganja dari Medan itu dijual pelaku di Medan seharga Rp1,7-1,8 juta per kilogram. Kemudian saat dikirim ke Jogja tadi dibeli dengan harga Rp900 ribu per 100 gram.
"Jadi belum kita temukan pembelinya, baru siap edar, sudah kita tangkap. Sasarannya ya mahasiswa, terus orang warga masyarakat, buruh, karyawan," tuturnya.
Setelah sampai di Jogja, pelaku ini menjual lagi ganja tersebut dengan paket hemat. Paket hemat itu dibanderol dengan harga Rp100 ribu per plastik berisi 5 gram.
Baca Juga: Daftar Negara yang Melegalkan Ganja, Ada Jerman Hingga Israel
Bakti mengungkapkan 16 kg ganja tersebut ditemukan dari tersangka BC di Medan. Paket-paket ganja yang didapat dari Aceh itu sudah disiapkan untuk dikirim.
Berita Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
7 Kampung Ngabuburit Populer di Jogja yang Harus Kamu Datangi di Akhir Pekan Ramadan
-
Terbaru! Daftar Harga Tiket Bus Jakarta-Jogja Lebaran 2025 Mulai Rp180 Ribuan
-
Dituduh Sastra Silalahi Kalah Judi Bola, Sosok Franky Kessek Bukan Fans Timnas Sembarangan
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan di Jogja Saat Mudik Lebaran 2025, Dijamin Aman
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir