SuaraJogja.id - Sebagai wujud melanggengkan dan menghargai perjuangan terdahulu, Royal Ambarrukmo Yogyakarta berkolaborasi dengan Remaja Indonesia Sehat (RISE) Foundation mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertemakan "Nasionalisme di Era Modern". Acara ini digelar di Pendopo Agung Kedhaton Ambarrukmo, Sabtu (24/6/2023).
"Acara ini diadakan untuk menumbuhkan dan memperkuat rasa nasionalisme khususnya pada generasi muda. Di era modern seperti ini, perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat proses globalisasi ini mudah dialami oleh remaja. Tidak sedikit remaja yang cenderung lebih menyukai budaya barat dibanding budaya sendiri," ungkap Herman Courbouis, General Manager Royal Ambarrukmo, dalam sambutannya saat seremonial pembukaan FGD.
Acara ini diawali dengan talk show tentang implementasi nilai-nilai nasionalisme oleh dua mahasiswa berprestasi. Mereka adalah Afina Nurul Faizah yang merupakan seorang aktivis perempuan dan Jadid Purwaka Aji yang merupakan Co-Chairman dari Ngide Dulu.
Acara dilanjutkan dengan diskusi dan saling bertukar opini antar peserta dipandu narasumber dan pembawa acara sebagai pemantik. Setelah sesi diskusi, para peserta mendapatkan workshop refleksi diri dari RISE Foundation mengenai rasa nasionalisme pada diri masing-masing.
Di penghujung acara, dilaksanakan pula pembagian Bendera Merah Putih kepada 20 instansi dan lembaga pendidikan. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih yang dilakukan pada tanggal 1 Juni lalu bertepatan dengan Hari Kelahiran Pancasila.
"Pembagian bendera merah putih hari ini merupakan salah satu upaya memupuk rasa nasionalisme kita. Semoga Tuhan yang Maha Esa meridhoi dan memberkahi setiap usaha, doa dan langkah kita bersama untuk mencintai dan membangun Indonesia," kata Lis Dwi Rahmawati, Sekretaris Dinas Pariwisata DIY.
Pembagian Bendera ini merupakan simbolis dari harapan untuk terus menyebar luaskan dan mengembangkan rasa nasionalisme, terutama melalui instansi dan lembaga pendidikan.
Lewat acara ini, Royal Ambarrukmo Yogyakarta berharap generasi muda dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dalam jiwa masing-masing sehingga sense of belonging terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi lebih kuat. Bagaimanapun, para remaja merupakan harapan dan penerus bangsa. Sangat penting untuk menanamkan rasa nasionalisme dan rasa cinta terhadap tanah air.
Baca Juga: Sekda Kukar Buka FGD Permendagri No 96/2017 Tentang Kerjasama Desa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Dinkes Sleman Siagakan Fasyankes 24 Jam Selama Lebaran, Antisipasi Kematian Ibu hingga Super Flu
-
5 Opsi Hotel di Area Gading Serpong, Lengkap dan Nyaman
-
Puncak Arus Mudik Lebaran, 53 Ribu Penumpang Padati Yogyakarta, KAI Tambah Kapasitas Perjalanan
-
Kasus Kecelakaan Laut Masih Marak, Delapan Posko Disiagakan di Pantai DIY Saat Libur Lebaran
-
BRI Mudik Gratis BUMN 2026 dan Posko Lebaran 2026, Ini Layanannya