SuaraJogja.id - Jamaah Aolia di Gunungkidul telah merayakan Hari Raya Idul Adha, Senin (26/6/2023). Mereka menggelar salat Idul Adha di berbagai masjid yang meyakini aliran tersebut. Paling banyak pengikut jamaah ini ada di Kapanewon Panggang.
Senin pagi, di Dusun Dimoro Panggang III Kalurahan Giriharjo Kapanewon Panggang, mereka menyelenggarakan Salat Idul Adha di kediaman Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranowo atau Mbah Benu, pimpinan dari jamaah Aolia. Salat Idul Adha ini juga dipimpin langsung oleh Mbah Benu.
Ketika dikonfirmasi, Mbah Benu menjawab singkat jika Salat Idul Adha tersebut dilaksanakan hari ini.
"Iya, [Idul Adha] hari ini," ujar dia, Senin.
Baca Juga: 3 Jam dari Kota Semarang, Pantai Satu Ini Bisa Jadi Jujugan Saat Liburan Idul Adha di Jawa Tengah
Mbah Benu menjelaskan alasan mereka menyelenggarakan Salat Idul Adha lebih awal ketimbang dengan penetapan pemerintah. Dia menyebut hal tersebut karena keyakinan yang selama ini mereka anut. Karena Indonesia ini bebas di mana jika ingin hari raya ataupun tidak tetap dipersilahkan.
"Indonesia itu bebas. Mau hari raya silahkan, tidak hari raya ya Monggo. Itu tidak masalah yang penting jaga persatuan dan kesatuan. Jangan menyalahkan yang lain. Ndak boleh itu," terangnya.
Dia mengaku mendapat perintah langsung dari Tuhan. Dia menandaskan tidak perlu rukiyatul hilal karena tidak ada urusannya dengan siapapun. Tidak melihat bulan karena tidak ada urusannya dengan bulan, karena itu urusan dirinya dengan Tuhan.
Dan berdasarkan perhitungan kalender mereka, maka perayaan Hari Raya Idul Adha jatuh lebih cepat dibanding dengan kalender pemerintah. Di mana berdasarkan perhitungan mereka maka hari Raya Idul Adha jatuh tanggal 26 Juni ini.
Putra Ketiga Pengasuh Jamaah Aolia, Musa Assiqbillah mengatakan Mbah Benu disebut sebagai Mursyid atau guru. Yaitu guru yang mengajarkan suatu ajaran, para pengikutnya pun meyakini kebenaran ajaran tersebut.
"Beliau itu Mursyid, tentu tidak diragukan lagi," ujar dia
Berita Terkait
-
Liburan ke Gunungkidul? Jangan Sampai Salah Pilih Pantai! Ini Dia Daftarnya
-
3 Gempa Berkekuatan Lebih dari Magnitudo 5 Guncang Indonesia Kurang dari Sehari
-
Kenali Ciri-Ciri Rip Current, Arus Kuat Pantai Drini yang Seret Belasan Siswa SMP Mojokerto
-
Daftar Nama Korban Siswa SMP 7 Mojokerto yang Terseret Ombak Pantai Drini Gunungkidul
-
Warga Curi Kayu Dihukum Bui 5 Tahun, Koruptor Rp300 T Cuma Penjara 3 Tahun
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo