SuaraJogja.id - Pasca salat Idul Adha 1444 H di Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (29/6/2023) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri momong kedua cucunya Sedah Mirah Nasution dan Al Nahyan Nasution di halaman Gedung Agung kasekitar pukul 10.30 WIB.
Ratusan warga yang menunggu di kawasan itu untuk melihat Presiden sekaligus Garebeg Besar di Malioboro pun memanggil nama orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Presiden pun mempersilahkan sejumlah warga untuk bertemu langsung dengannya. Sontak warga pun berebut untuk dapat bersalaman dan mendapatkan kaos dari Jokowi.
Namun nampaknya nasib baik tidak berpihak pada Ening Kuspurwanto. Warga Yogyakarta yang naik sepeda dari Karangkajen sejak subuh harus kecewa tidak bisa bertemu langsung dengan Jokowi meski sudah di depan mata.
"Tadi sudah ikut antri masuk [gedung agung] tapi dibatasi [pengunjung]. Sudah minta bapak-bapak [paspampres] untuk ikut masuk tapi tidak bisa. Padahal sudah menunggu dari subuh pengin ketemu pak jokowi," ungkapnya, Kamis.
Wanita 69 tahun ini merasa sedih karena kemungkinannya untuk bertemu Presiden sangat langka. Apalagi di usianya yang sudah senja, impiannya untuk bertatap muka dengan Presiden yang selama ini dikaguminya juga semakin menipis.
Ening memang mendapatkan kaos yang dibagikan paspampres meski tak bisa masuk Gedung Agung. Namun kaos yang didapatnya tidak sebanding bila bertatap muka dengan Presiden. Apalagi Jokowi juga akan segera mengakhiri masa jabatannya tahun depan.
"Kapan lagi waktu saya bisa ketemu presiden, saya sudah tua gini tinggal tunggu waktu," ujarnya berkaca-kaca.
Hal senada disampaikan warga Pasar Telo, Gandung Yunianto. Laki-laki 70 tahun ini juga harus gigit jari tidak dapat bertemu Presiden meski sudah menunggu dari pukul 06.00 WIB. Dia hanya mendapatkan kaos dari paspampres.
Baca Juga: Keluar Bareng Dua Cucunya, Jokowi Kembali Layani Masyarakat Jogja Foto Bersama
"Saya kan tidak ikut salat, jadi harus nunggu diluar pagar dari pagi. Tapi ternyata juga tidak bisa ketemu padahal sudah dekat," katanya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval