SuaraJogja.id - Gempa bumi Mag 6,4 mengguncang DIY pada Jumat (30/06/2023) pukul 19:57:43 WIB. Gempa terjadi pada lokasi 8.63 LS, 110.08 BT yang berpusat di Laut 86 Km Barat Daya Bantul dengan kedalaman 25 Km.
Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Danang Samsurizal dalam keterangannya, Jumat malam mengungkapkan akibat gempa bumi tersebut, 19 titik di Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul mengalami kerusakan.
Diantaranya 15 rumah rusak, satu fasilitas pemerintah, satu fasilitas kesehatan dan dua fasilitas pendidikan.
"Totalnya ada sembilan belas titik yang mengalami kerusakan," ujarnya.
Menurut Danang, berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga pukul 20.40 WIB, tercatat ada lima gempa susulan dengan magnitudo terbesar Mag 4,5.
Namun masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena gempa kali ini tidak berpotensi tsunami.
Masyarakat juga diminta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Selain itu memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Spesifikasi Gempa M 6.4 Bantul, Berjarak 81 KM Selatan Kota Wates
Berita Terkait
-
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang DIY, Getaran Terasa Hingga Madiun
-
BREAKING NEWS: Satu Orang Terluka dan 4 Bangunan di Bantul Rusak Akibat Gempa yang Mengguncang DIY
-
Spesifikasi Gempa M 6.4 Bantul, Berjarak 81 KM Selatan Kota Wates
-
Terdampak Gempa Bantul, 10 Kereta Api Berhenti Luar Biasa di Daop 5 Purwokerto
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning