SuaraJogja.id - Grand Ambarrukmo Hotel Yogyakarta menggelar pameran seni rupa. Acara ini digelar sebagai rangkaian kegiatan dalam memperingati ulang tahun hotel ke-6.
Pameran seni rupa yang digelar mulai 7-31 Juli 2023 ini melibatkan setidaknya 15 perupa. Tak hanya dua dimensi, karya tiga dimensi pun dihadirkan dalam pameran kali ini.
Tema IBUDAYA: Indonesia Budaya menjadi tema besar dalam pameran kali ini.
Tema menggambarkan sebuah simbol kekuatan seorang ibu yang memberikan motivasi bagi etos kerja maupun perjuangan jiwa profesionalisme dalam budaya itu sendiri.
General Manager Grand Ambarrukmo Hotel Jogkarta, Aris Retnowati menuturkan pameran seni rupa ini sudah dua kali diselenggarakan. Kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai wujud apresiasi kepada para seniman dan karya seni mereka.
"Hari ini adalah pembukaan pameran IBUDAYA sekaligus merupakan pembuka rangkaian dari ulang tahun Grand Ambarukmo yang ke-6," kata Retno, pada Jumat (7/7/2023).
Disampaikan Retno, momentum hari jadi hotel ini sekaligus dimanfaatkan sebagai penanda perubahan nama Grand Ambarrukmo Hotel menjadi Grand Hotel By Ambarrukmo.
"Kita masih dalam periode mempromosikan dulu dan nanti kita akan ada launching tersendiri bulan Agustus," ucapnya.
Ke depan diharapkan Grand Ambarrukmo akan dapat menjadi etalase seni bagi karya-karya seniman hebat. Tak hanya di Yogyakarta tapi juga di Indonesia.
"Hotel kita kedepan nanti konsepnya akan lebih ke banyak karya-karya yang menjadi satu hiasan di hotel kami dan itu pun lebih banyak hasil karya dari seniman-seniman di Jogja," terangnya.
Retno menilai sinergi antara kesenian dan pariwisata ini sangat penting untuk terus dijaga. Sehingga menciptakan ekosistem yang baik untuk pertumbuhan perekonomian di Yogyakarta.
Sementara itu, Ketua Panitia Pangeran Seni Rupa IBUDAYA, Astuti Kusumo mengapresiasi acara ini. Terlebih dengan semangat apresiasi karya tanpa melupakan kebudayaan hingga landasan spiritual dalam berkesenian.
"Seperti semangat gotong royong, saling menyangga saling sopo aruh dan sebagainya ini merupakan modal yang kuat untuk turut membangun seni di hari ini," tutur Astuti.
Dengan pameran ini, Astuti berharap Grand Ambarrukmo dapat memberikan warna tersendiri bagi perkembangan seni rupa di Yogyakarta. Serta menghasilkan kemudahan jalinan kerja sama dan nuansa baru kesenian di Jogja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor