SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman menyelenggarakan workshop untuk para kader posyandu bertajuk 'Kader Terampil, Posyandu Berhasil Mendukung Integrasi Layanan Primer'. Hal ini sebagai salah satu tahapan dari integrasi layanan primer ini di tengah masyarakat.
"Pada pagi siang ini Dinkes Sleman mengadakan workshop kepada kader-kader Posyandu se-Kabupaten Sleman, dalam mewujudkan penanganan khususnya untuk integrasi layanan primer kepada masyarakat," kata Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, ditemui usai membuka workshop, Selasa (8/8/2023).
Kustini berharap dengan workshop ini kader-kader Posyandu di Sleman dapat memiliki bekal yang cukup ketika turun di masyarakat. Sehingga penanganan persoalan pun dapat dilakukan secara menyeluruh dan lebih maksimal.
"Kader-kader Posyandu Sleman ini mewakili semua, menyeluruh baik itu sebagai kader anak balita maupun kader remaja," ujarnya.
"Dengan ini diharapkan nanti kader-kader menambah wawasan yang lebih luas lebih-lebih dalam penanganan kesehatan di Kabupaten Sleman," imbuhnya.
Termasuk salah satu yang menjadi fokus adalah terkait penanganan stunting. Serta beberapa persoalan kesehatan lain yang ada di Bumi Sembada.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Cahya Purnama menambahkan ke depan pelayanan posyandu memang akan diintregasikan menjadi satu. Sehingga pelayanan tidak lagi terkotak-kotak tapi dilakukan secara menyeluruh.
"Ada posyandu lansia, KIA, lansia, remaja, posbindu, itu nanti semua akan menjadi nama posyandu, ke depan akan disebut dengan Posyandu center of excellence," tutur Cahya.
Diharapkan Cahya, posyandu itu nantinya dapat melayani siklus hidup. Dalam artian mulai masyarakat yang dipersiapkan dari calon manten, menikah, ibu hamil, anak, remaja, produktif sampai lansia.
Baca Juga: Percepat Target Eliminasi Tuberkulosis di 2030, Dinkes Sleman Gelar Workshop SIKAT TB
"Itu nanti akan ditangani secara paripurna di posyandu tersebut. Jadi harapannya besar sekali terhadap kader-kader posyandu yang workshop hari ini. Nantinya akan menjadi pintu terdepan dari pelayanan kesehatan di Kabupaten Sleman," tandasnya.
Workshop kader posyandu ini diselenggarakan pada 8-9 Agustus 2023. Dengan melibatkan peserta atau kader dari tingkat masing-masing kapanewon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024
-
Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan