Sebagai tuan rumah sekaligus ketua dalam forum ini, kata Dafri, punya peran strategis untuk mengarahkan komitmen soliditas antara negara-negara yang ada. Ia menilai sengketa Laut China Selatan ini tidak cukup diwujudkan hanya berupa statemen, kecaman atau deklarasi bersama melainkan harus ada tindakan nyata.
"Setelah deklarasi macam-macam misalnya, maka masing-masing negara memiliki tanggungjawab untuk melakukan sesuatu demi mewujudkan itu. Lalu ada semacam norma yang mengikat negara-negara untuk melakukan itu," cetusnya.
Dafri menambahkan bahwa persoalan ini tak bisa diselesaikan secara parsial oleh masing-masing negara di Asia Tenggara. Melainkan harus ada upaya berupa pendekatan melalui atas nama ASEAN.
"Enggak bisa sendiri, harus melalui ASEAN karena dengan begitu posisi tawar kita lebih kuat. Asia Tenggara ini kan sangat strategis apalagi jika dikaitkan rivalitas China dan Amerika, dalam konteks Indo-Pasifik, ASEAN ini kan memegang peran penting," kata Dafri.
Baca Juga: Jadi Transportasi Delegasi KTT ASEAN, MRT Jakarta Dibuka Umum?
Sebagai informasi, Pertemuan KTT ke-43 ASEAN 5-7 September 2023 akan membahas beberapa tema penting. Di antaranya adalah Code of Conduct terkait Laut Cina Selatan, South East Asia Nuclear Weapon Free Zone (SEANWFZ), ASEAN Maritime Outlook, ASEAN Outlook in Indo Pacific (AOIP), dan isu terkait Myanmar.
Berita Terkait
-
Kritik Keterlibatan Ketua KPK di Danantara, PUKAT UGM: kalau Terjadi Korupsi Mau Bagaimana?
-
Ramai Soal Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Merasa Janggal : Ijazah Keluar Duluan Baru Skripsi?
-
Hasan Nasbi Beri Saran Teror Kepala Babi ke Tempo Dimasak, Dosen UGM: Pejabat Begini Menyedihkan
-
UGM Klarifikasi Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Gegara Times New Roman, Publik Makin Curiga
-
Isu Ijazah Jokowi Palsu: UGM Jelaskan Pemakaian Font Times New Roman di Tahun 1985
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan