SuaraJogja.id - Kecelakaan melibatkan dua kendaraan sepeda motor terjadi pada Kamis (5/10/2023) sekira pukul 06.50 WIB di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di Simpang Tiga Raden Ronggo, Padukahan Kalibening, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Nahas seorang pengendara tewas akibat peristiwa ini.
Kasatlantas Polresta Sleman Kompol Andhies F. Utomo menuturkan kecelakaan itu terjadi antara sepeda motor honda supra nopol AB 4054 SX dengan sepeda motor honda blade nopol AD 3329 KJ. Kecelakaan tersebut bermula saat pengendara sepeda motor honda supra AB 4054 SX yang dikendarai oleh S (48) warga Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman melaju dari arah timur ke barat.
Kemudian sesampainya di TKP, pengendara S lalu mengurangi kecepatan sepeda motornya. Namun pada saat yang bersamaan dari arah belakang melaju sepeda motor honda blade AD 3329 KJ yang dikendarai oleh WRH (29) warga Prambanan Klaten, Jawa Tengah, yang berboncengan dengan NPW.
"Jadi karena jarak yang sudah dekat pengendara sepeda motor AD 3329 KJ itu tidak dapat menghindar. Sehingga terjadi benturan hingga kedua kendaraan terjatuh," kata Andhies, Kamis siang.
Akibat benturan tersebut pengendara motor honda blade mengalami luka-luka. Berdasarkan pemeriksaan pengendara berinisial WRH cedera kepala sedang, pendarahan kepala bagian kanan, kejang berulang, bengkak dahi kanan, sobek kaki kiri.
Sementara untuk pemboncengnya berinisial NPW turut mengalami luka-luka. Di antaranya cedera kepala ringan, sobek pelipis kiri, sobek tangan kanan, sobek lutut kiri dan lecet-lecet pada bagian wajah, dada, tangan dan kaki.
"Untuk pengendara opname RS Bhayangkara Polda DIY. Sedangkan pembonceng opname RSIY PDHI Kalasan. Akibat kecelakan ini kedua sepeda motor juga mengalami kerusakan," tandasnya.
Sementara korban meninggal adalah pengendara motor honda supra berinisial S. Korban meninggal akibat menderita cedera berat di kepala, pendarahan hidung dan telingan, memar bahu kanan, patah bahu kiri, memar pada wajah, dahi dan bibir serta punggung dan tangan kanan.
"Korban meninggal diketahui berinisial S (48) warga Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian," tandasnya.
Baca Juga: Kasus Bayi Tewas Dalam Ember di Medan, Sang Ibu Ditetapkan Jadi Tersangka
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
"Nyaman Bersama Mandiri", Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Tiga Kampus Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Satgas Seharusnya Tak Sekadar Formalitas
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan