SuaraJogja.id - Pelatih PSS Sleman, Bertrand Crasson berharap ada tambahan pemain baru yang lebih tajam untuk skuatnya dalam mengarungi Liga 1 2023/2o23 di putaran kedua. Hal itu untuk memberikan suntikan tenaga agar tim bisa lebih berkembang.
"Tentu saja, mendatangkan pemain baru bisa memberi perubahan bagi tim PSS Sleman," ujar Bertrand Crasson dikutip dari laman resmi klub, Selasa (31/10/2023).
Lebih lanjut PSS Sleman sudah letih di mana delapan laga terakhirnya tak meraih hasil positif. Bahkan imbasnya menempatkan klub di papan bawah klasemen semantara pada peringkat ke-14.
Bagi Bertrand Crasson, skuat Laskar Sembada masih harus menyelesaikan berbagai macam pekerjaan rumah. Evaluasi yang banyak dari putaran pertama harus segera diselesaikan pelatih asal Belgia.
Meski memiliki penyerang muda dan lini tengah yang solid, PSS Sleman masih belum mampu keluar dari keterpurukan. Pemain baru bisa jadi menambah daya gedor tim untuk menatap putaran kedua turnamen ini.
Di sisi lain, Bertrand Crasson juga mendapat permintaan besar dari suporter yang mendesak untuk kembali menang. Hal itu tentu menjadi tekanan yang besar bagi dia dan anak asuhnya.
"Kemudian, kedewasaan kami menghadapi tekanan dari suporter PSS. Ini hal yang penting bagi PSS Sleman," terang Bertrand.
Tidak ada yang bisa meramal masa depan PSS Sleman, termasuk Bertrand sendiri. Ke depan dirinya sudah menyiapkan banyak opsi dan memperbaiki kesalahan tim selama pertandingan sebelumnya.
"Tidak ada kata lain, kami harus menghadapi dan berbenah terus menerus karena kita tidak dapat memprediksi apa yang terjadi ke depannya," kata dia.
Baca Juga: Gempar Bendera Palestina Dicopot Paksa di Laga Persib Bandung vs PSS Sleman, Bobotoh Meradang
PSS Sleman hanya memiliki empat hari untuk bersiap menatap putaran kedua Liga 1. Tumbang dari Persib Bandung 4-1, skuat Super Elja akan menghadapi tim besar lainnya yakni Bali United.
Kedua tim akan berduel di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY pada Jumat (3/11/2023) sore WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta
-
8 Fakta Pembacokan di Bantul: Pria Tewas Saat Tidur, Polisi Duga Pelaku Dua Orang
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM