SuaraJogja.id - Pemain baru PSIM Yogyakarta, Kim Bong-jin resmi merumput bersama skuat Laskar Mataram jelang putaran kedua Liga 2 2023/2024. Pemain asal Korea Selatan ini berjanji memberi performa terbaik bersama tim.
Kehadiran Kim tak lepas dari seleksi yang sudah dilakukan Kas Hartadi bersama menajemen PSIM. Kim yang biasa menjadi gelandang bertahan diproyeksikan mempertebal lini belakang Laskar Mataram.
"Saya tentu berusaha lebih baik lagi. Tapi bagian yang penting saya akan mengikuti arahan pelatih untuk bisa beradaptasi," terang Kim Bong-jin dikutip dari laman resmi klub, Rabu (1/11/2023).
Lebih lanjut, Kim sudah mempelajari kondisi skuat di perebuatan klasemen sementara. Hal ini tentu menjadi motivasi pemain 33 tahun tersebut untuk mempertahankan tren positif.
"Saya juga sudah melihat posisi PSIM Jogja di liga saat ini. Perolehan poin PSIM Jogja sama seperti tim di peringkat pertama [Bekasi City FC]. Semoga ini bisa lebih baik sampai akhir musim," terang dia.
Resmi berseragam PSIM, Kim Bong-jin diharapkan menjadi amunisi tambahan yang lebih baik dibanding dua pemain asing lainnya yang sudah dilepas klub.
Kim cukup makan asam garam sejauh karier sepak bolanya. Tercatat sebagai pemain bola profesional pada 2013 ketika bergabung Gangwon FC, performanya semakin melesat.
Tak hanya bermain di Liga Korea saja, Kim sempat merasakan Liga Malaysia saat bergabung dengan PJ City pada 2021. Mendapat pengalaman bertanding di Asia Tenggara bersama PJ City FC, Kim akhirnya dilirik oleh klub asal Thailand, Nakhonsi United.
Terlepas dari performa Kim, PSIM menatap gelaran Liga 2 pada putaran kedua ini dengan optimistis tinggi. Tren positifnya dengan menyapu bersih empat pertandingan terakhir menjadi modal untuk kembali menghadapi Bekasi City FC.
Bukan tanpa alasan, pertemuan perdana PSIM vs Bekasi City di Liga 2, membuat kecewa PSIM fans. Kalah 2-3 di kandang sendiri menjadi cambuk bagi Kas Hartadi serta kolega.
Beruntung pada laga pekan ketiga Liga 2, PSIM berhasil berbenah dan menang di empat laga terakhirnya. Saat ini tinggal bagaimana tim mempertahankan tren tersebut untuk mencapai target lolos ke Liga 1 musim depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma