SuaraJogja.id - Hotel Tentrem Yogyakarta bekerjasama dengan Embassy Chocolate, sebuah jenama produsen cokelat dalam negeri, mempersembahkan sebuah Pop-Up Store yang tak hanya menyajikan aneka hidangan olahan cokelat namun juga pengalaman dalam meramu cokelat.
Kerja sama ini disiapkan untuk menyambut libur panjang yang akan datang. Tak dipungkiri, cokelat dan makanan manis adalah suatu hal yang banyak disukai oleh segala usia.
Pop-Up Store tersebut diberi nama Mbanggulo yang dalam bahasa Jawa digunakan untuk menyebut kembang gula atau kudapan manis.
Di Mbanggulo, aneka olahan cokelat tersaji apik dan tentunya lezat. Mulai dari chocolate bar, cokelat yang dipadukan dengan grissini stick, hingga chocolate praline dengan aneka rasa unik. Tersaji pula gelato, dengan base white dan dark chocolate.
Baca Juga: Terlalu Semangat Hias Kue Pakai Cokelat, Malah Berakhir Gagal Estetik
Mbanggulo juga menawarkan beragam minuman cokelat yang menggoda, mulai dari minuman cokelat panas yang klasik hingga minuman dingin yang menyegarkan, semuanya dengan sentuhan cokelat yang lezat. Tak hanya itu, tersedia aneka cake dan cookies yang dapat dijadikan hantaran atau hampers Natal dan Tahun Baru.
Tak ketinggalan, sebuah Candy Tower setinggi 4 meter berisi 32 varian chocolate coated candies atau permen cokelat dengan macam-macam isian dan 16 permen jadul. Yang menarik, permen lapis cokelat ini berisi kudapan lokal.
“Biasanya, cokelat berisi cashew nut, almond, atau pistachio. Namun kami di sini mengangkat makanan lokal, mulai dari yangko, dodol, hingga kacang koro sebagai isian cokelat. Permen yang disajikan juga ragam permen jadul dan juga permen jahe dan jamu,” ujar Philip Walasary, Executive Chef Hotel Tentrem Yogyakarta.
Mbanggulo tak hanya sekedar sebuah outlet yang menjual aneka kudapan manis. Namun juga merupakan sebuah pastry experience center, di mana para pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan cokelat ataupun gelato sekaligus dapat membuatnya sendiri sesuai selera.
Prosesnya pun mudah dan cepat. Pilih rasa dasar, pilih rasa yang diinginkan, bubuhkan topping sesuai selera, dan gelato atau cokelat sesuai kreasi Anda, siap disantap.
Baca Juga: Sempat Ramai Pencurian Cokelat di Alfamart, Isi Rak Cokelat Ini malah Bikin Ngakak
Mbanggulo hanya akan ada dari tanggal 6 November 2023 hingga 6 Januari 2024, dengan rencana akan kembali hadir saat Ramadhan dan Lebaran.
Berita Terkait
-
Tanda BCL Sudah Siap Lebaran, Bikin Kue Cokelat Legendaris: Ini Resepnya!
-
Dari Nastar hingga Red Velvet, Ini Resep Kue Kering Lebaran Kekinian yang Enak dan Renyah
-
Amplop Cokelat yang Diterima Herman Khaeron saat Rapat Bareng Pertamina Berisi Uang, Komisi VI Beri Penjelasan
-
Wanita Berusia 106 Tahun Ungkap Rahasia Umur Panjangnya: Cokelat dan Pesta!
-
Dicopot Usai Kritik Jokowi, Ubedilah Badrun: PTN-BH Bungkam Kebebasan Akademik
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya