SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman, meraih apresiasi Penganugerahan Perlindungan Konsumen kategori Penghargaan Daerah Tertib Ukur dari Kementerian Perdagangan Jumat (10/11).
"Capaian ini menjadi motor semangat untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Sabtu (11/11/2023).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, ke Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.
Kustini menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman dan para pedagang pasar yang telah membawa Sleman menerima penghargaan ini untuk kali kedua.
"Ini adalah hasil kerja keras Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman serta kesadaran dan kedisiplinan dari para pedagang pasar di Sleman. Mari kita tingkatkan kembali semangat kita untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam memberikan perlindungan terhadap konsumen," katanya.
Menurut dia, pada 2022 UPTD Pelayanan Metrologi Legal Kabupaten Sleman telah melakukan pelayanan tera/tera ulang di 28 pasar tradisional, 10 pasar modern, dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), empat rumah sakit (RS), satu puskesmas, 15 Apotek, empat SPBE, 49 SPBU, 15 Pertashop, 11 Jembatan Timbang dan 84 Meter Kadar Air.
"Tera/tera ulang bertujuan untuk menentukan sah atau tidaknya UTTP terutama yang digunakan dalam transaksional perdagangan serta untuk memastikan ketepatan ukuran dari UTTP yang dipakai sebagai bentuk perlindungan konsumen," katanya.
Ia mengatakan, dari hasil pengawasan di pasar tradisional didapatkan 80 persen UTTP yang telah dilakukan tera/tera ulang.
"Kemudian penyuluhan dan sosialisasi dilakukan kepada 800 pedagang pasar. Total UTTP yang telah ditera ulangkan ditahun 2022 sebanyak 19.737 UTTP," katanya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Mae Rusmi mengatakan untuk menunjang dan mendukung pelayanan kemetrologian, UPTD Pelayanan Metrologi Legal Kabupaten Sleman mengupayakan berbagai inovasi pada tahun 2023 di antaranya, Pembuatan Aplikasi Simpelomas (Sistem Informasi Pelayanan Metrologi Legal Kabupaten Sleman) hingga Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan.
"Juga ada pembaharuan dan revisi Standar Operasional Prosedur (SOP) di UPTD Pelayanan Metrologi Legal Kabupaten Sleman yang disesuaikan dengan perkembangan aturan maupun kebijakan untuk mempermudah serta memberikan transparansi dalam hal pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan