SuaraJogja.id - Bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan buka suara terkait dengan kemunculan baliho dukungan terhadap AMIN dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Baliho tersebut terlihat terpasang di Jalan Wates KM 8, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman.
Eks Gubernur DKI Jakarta itu menyebut pihaknya memiliki kedekatan tersendiri dengan PPP. Termasuk dengan barisan di akar rumput atau grassroots.
"Ya memang banyak, sudah lama ya sebetulnya dengan teman-teman grassroot PPP kita berinteraksi dekat, berjuang bersama," kata Anies ditemui usai acara relawan Gathnas Turun Tangan VIII di Hotel Grand Serela Yogyakarta, Jumat (10/11/2023).
Kemunculan baliho berupa bentuk dukungan kepada pasangan Anies-Muhaimin itu, menurutnya bukan sesuatu yang aneh. Hal itu dianggap sebagai sebuah ekspresi rakyat.
Toh, kata Anies, jika baliho dukungan itu tak terlihat secara langsung di ruang publik, poster maupun ekspresi dukungan kepadanya tetap akan muncul di berbagai sosial media.
"Jadi bukan sesuatu yang aneh kalau di Gamping ada ekspresi itu (baliho dukungan), karena kalau tidak ekspresi itu muncul di poster terbuka muncul juga di WA, muncul juga di sosial media," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua DPW PPP DIY Muhammad Yazid mengaku tidak mengetahui terkait dengan kemunculan spanduk atau baliho dukungan kepada pasangan AMIN itu. Ditegaskan pula baliho itu tidak dipasang oleh PPP DIY.
"Saya enggak tahu, itu bukan PPP saya itu. Saya enggak merasa pasang spanduk," ujar Yazid.
Pihaknya menyebut tak akan menelusuri lebih jauh soal baliho tersebut. Ia memilih untuk fokus mempersiapkan pemilihan legislatif mendatang.
Diketahui bahwa PPP sendiri saat ini sudah menyatakan dukungan dan tergabung dalam koalisi bersama PDI Perjuangan. Dengan pasangan capres-cawapres yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD untuk Pilpres 2024 mendatang.
Berita Terkait
-
KPK Tetapkan Wamenkumham Eddy Hiariej Tersangka, Anies Baswedan: Tegakkan Hukum secara Adil
-
Elektabilitas AMIN Paling Rendah di Survei Populi Center, Anies Baswedan Malah Makin Optimis
-
Berhasil Imbangi Persis Solo di Menit Akhir Pertandingan, Ternyata PSS Sleman Bikin Kecewa Berat Pasoepati karena Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
7 Fakta Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg di Jogja: Maling Babak Belur Dihantam Stik Golf
-
Sinergi Lumbung Mataraman dan Badan Gizi Nasional: Petani Punk Gunungkidul Siap Pasok Dapur MBG
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran