SuaraJogja.id - Pemda DIY meluncurkan 50 becak kayuh bertenaga alternatif (berkreatif) di Yogyakarta, Sabtu (23/12/2023). Becak ini nantinya mendukung penerapan Sumbu Filosofi sebagai kawasan pedestrian yang telah ditetapkan UNESCO sebagai World Heritage City pada 2023 ini.
Pengadaan becak listrik tersebut nantinya akan menggantikan becak motor (bentor) yang banyak mangkal di kawasan Malioboro. Hal ini sejalan dengan perwujudan Low Emision Zone berupa pengaturan moda transportasi tradisional yang ada di kawasan sumbu filosofi.
"Sebenarnya ide [becak listrik] sejak 2017 memang banyak proses harus dilalui. Dulu namanya pedal axis ternyata itu masih berat ketika dikayuh. Ini tahun 2022 kami membuat prototype sempat dipirsani (dilihat-red) ngarso dalem (sultan-red) salah satu merekomendasikan becak wisata menjadi varian. Becak kayuh sementara ini becak kayuh tradisional secara bentuk," papar Kepala Dinas Perhubungan (dishub) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti disela acara.
Menurut Made, selama ini keberadaan bentor di kawasan sumbu filosofi tidak mencerminkan penerapan Low Emision Zone. Karenanya perlu dilakukan pengaturan dan penyesuaian.
Diantaranya penggunaan teknologi yang ramah lingkungan pada becak kayuh dan dapat meningkatkan performa becak tersebut. Becak kayuh bertenaga alternatif tersebut kemudian dikembangkan sebagai transportasi kendaraan tidak bermotor.
Apalagi keberadaan bentor selama tidak diatur dalam dalam Undang-undang. Bahkan tidak masuk kategori apapun sebagai kendaraan bermotor sehingga perlu ditertibkan.
"Jadi kita menertibkan semuanya, maka harus ada solusi pilihan, ini pilihannya. Kami sudah melakukan pendekatan cukup lama dengan teman-teman becak," tandasnya.
Made menambahkan, pada tahap pertama di tahun 2023 Dishub DIY mengadakan sebanyak 50 unit becak listtik dengan mengambil model desain prototipe dari BLPT DIY.
Becak yang diproduksi memiliki kemampuan maksimal daya angkut sebesar 250 kilogram dengan kapasitas penumpang itu mulai dioperasikan awal 2024.
Baca Juga: 6 Solusi Hemat Bareng Gojek untuk Rayakan Libur Akhir Tahun
Untuk membantu pengemudi becak dalam mengoperasional becakdisupport dengan sistem pedal assits motor mid drive 48 volt 750 Watt dan battery lithium 48 Volt 20 AH sebagai energi tambahan. Tukang becak bisa menyewa dan mengisi baterai becak listrik di kawasan Ketandan.
"Target kita sekitar 400 unit tapi bertahap tidak bisa sekaligus. Ini tidak serta merta dilepas ada pembinaan pendampingan karena ini sesuatu yang baru apalagi ada mekanikal harus didampingi," jelasnya.
Sementara Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam (PA) X mengungkapkan, becak kayuh merupakan salah satu ikon Jogja dan bagian tak terpisahkan dari nostalgia tentang Jogja. Agar tetap hidup, tradisi atau budaya dinilai tidak boleh stagnan melalui pemanfaatan teknologi.
"Ada dinamika zaman yang harus diikuti, tanpa menghilangkan esensi tradisi atau budaya dimaksud.
Ada pula kewajiban untuk memanusiakan manusia yang harus terus diupayakan, terlebih karena ini sudah menjadi komitmen jangka panjang DIY," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan