SuaraJogja.id - Ketua Umum Tim Hukum Nasional (THN) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), Ari Yusuf Amir membeberkan sejumlah indikasi kecurangan yang dialami paslon nomor urut 1 tersebut. Salah satunya terkait beberapa kali pembatalan acara di sejumlah daerah.
Ari menyatakan hingga kini sudah ada tujuh acara Anies Baswedan yang dibatalkan secara sepihak. Pembatalan itu, diklaim dilakukan oleh oknum pemerintah daerah setempat maupun aparat penegak hukum.
"Jadi kalau Prof Ni'ma mengatakan enam, jadi bertambah lagi menjadi satu lagi, menjadi tujuh dan kemungkinan akan bertambah lagi," kata Ari ditemui saat acara deklarasi Tim Hukum Nasional AMIN DIY di The Rich Jogja Hotel, Kamis (4/1/2024).
Sejumlah acara yang dibatalkan oleh oknum pemerintah atau penegak hukum itu dimulai dari Silaturrami Akbar Anies Baswedan dan Partai NasDem di Taman Ratu Sultanah Safiatuddin, Aceh beberapa waktu lalu. Kemudian kegiatan senam bersama Anies di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.
Dilanjutkan Ari ada pula pembatalan acara saat safari politik Anies di Pekanbaru. Dalam kasus ini, pembatalan disebut dilakukan oleh oknum kepolisian.
"Ada di Pekanbaru Riau, kalau ini oleh pihak kepolisian, yang tadi disampaikan Pak Muzakir, sebetulnya tidak perlu ada izin-izinan, sudah kewajiban mereka (kepolisian) menjaga keamanan, kita cuma memberitahukan bahwa kami ingin melaksanakan ini. Ya jaga keamanan karena tugasnya mereka, tugasnya pihak kepolisian," terangnya.
"Jadwal kampanye ini sudah jelas. Ini amanat undang-undang harus dilaksanakan. Jadi gak ada istilah bahwa di sini gak aman, gak kondusif, gak ada istilah, semua negara Republik Indonesia aman dan itu kewajiban polisi menjaga keamanan. Jadi itu alasan yang mengada-ada," imbuhnya.
Kemudian, acara selanjutnya saat Anies berada Ciamis dan Tasikmalaya. Setelah itu pencabutan izin penggunaan gedung Indonesia Menggugat di Bandung yang dibatalkan hanya beberapa jam sebelum acara digelar.
Ada lagi acara Desak Anies yang diselenggarakan di Arena Terbuka Taman Budaya Provinsi NTB. Akibat izin acara dicabut maka panitia terpaksa memindahkan acara tersebut ke tempat lain.
Baca Juga: KPU Kota Jogja Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara PPWP, Proses Dijaga Ketat
"Di NTB acara Desak Anies sudah lama prosesnya, perizinan sudah lama gak ada masalah. Kemudian pada hari H tiba-tiba ada pemberitahuan nggak bisa dilaksanakan. Sehingga kita harus memindahkan massa yang hadir ke tempat lain, itu kan bukan upaya yang mudah," terangnya.
Berita Terkait
-
Siapa yang Paling Menghibur? Prabowo dan Anies Ikut Tren Joget Velocity
-
Momen Lebaran, Jokowi Video Call Ma'ruf Amin: Warganet Tagih Silaturahmi ke Megawati!
-
Alasan Anies Baswedan Tak Hadir Open House Presiden Prabowo di Istana Merdeka
-
Bersyukur Muslim di Indonesia Kompak Berlebaran Hari Ini, Anies: Insya Allah Perkuat Persaudaraan
-
Cerita Mistis Anies Baswedan Tubuh Keluarkan Beling, Muncul Bau Anyir di Rumah
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir