SuaraJogja.id - Capres nomor urut 1 Anies Baswedan memilih tidak berkomentar terkait dengan anggapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pasang badan kepada capres nomor urut 2 Prabowo Subianto. Pasang badan Jokowi terlihat setelah ungkapan kekecewaan format debat dan data pertahanan yang mesti dirahasiakan.
"Saya enggak komentar soal itu (Jokowi pasang badan untuk Prabowo)," kata Anies ditemui di Puro Pakualaman Yogyakarta, Rabu (10/1/2024).
Anies memilih memberikan penjelasan terkait program yang memang menjadi fokus utamanya. Termasuk untuk meringankan biaya hidup bagi seluruh rakyat.
Kemudian betapa pentingnya pupuk yang tersedia bagi seluruh petani, keterjangkauan harga beras serta pendidikan, serta lapangan pekerjaan yang mudah. Menurutnya hal-hal yang kemudian menjadi materi debat harus sudah diselesaikan di panggung debat.
"Itu lah fokus utama kita. Jadi hal-hal yang terkait dengan materi debat ya dijawabnya pas debat. Sesudah selesai debat kami terus bersosialisasi menyampaikan gagasan kami. Kalau memang ada hal yang perlu didiskusikan ya kemarin pas saat debat, bukan pas selesai debat," tegasnya.
Sebelumnya cawapres nomor urut 3, Mahfud MD turut buka suara terkait anggapan pasang badan oleh Jokowi tersebut. Menurutnya, merupakan hal yang biasa dianggap menang atau kalah dalam panggung debat.
"Ya ndapapa kan biasa dalam debat ada yang menang secara opini ya bukan menang pemilu, menang secara opini kalah secara opini tergantung penampilan, ndapapa," ungkapnya.
Terkait dengan anggapan bahwa Presiden Jokowi pasang badan untuk Prabowo Subianto, Mahfud memilih menyerahkan penilaian itu kepada masyarakat.
"Enggak biar masyarakat saja yang menilai, saya kan ndak perlu menilai (Jokowi) pasang badan atau tidak," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000