SuaraJogja.id - Dua oknum guru SD Negeri Mentel Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul yang terpergok mesum oleh siswanya sendiri ternyata hanya dipindahtugaskan ke SD lain yang jaraknya memang cukup jauh. B alias Nur, guru perempuan dipindah ke SD Joho Kapanewon Girisubo dan E guru laki-laki dipindah ke SD Mertelu Kapanewon Gedangsari.
Beredar informasi jika B alias Nur pagi ini mendapat penolakan dari wali siswa karena mengetahui jika sebelumnya bermasalah asusila. Sehingga saat ini masih dititipkan di kantor Unit Pelayanan Terpadu (UPT) pendidikan setempat.
"Iya kami menolak anak-anak diajar oleh guru amoral. Jangan sampai anak kami nanti terpengaruh," tutur salah seorang wali murid di SD tersebut yang enggan disebutkan namanya.
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan dia sudah memerintahkan kepada Balai Kepegawaian Pendidikan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) untuk melakukan pemeriksaan terhadao kedua guru tersebut. Dan hasilnya seperti apa masih menunggu pembahasan.
"sekarang ada di BKPPD Sekarang dinonaktifkan dari sekolah tersebut," kata Sunaryanta.
Terkait sanksi, Sunaryanta menambahkan, hal itu tergantung pada kajian dari BKPPD. Termasuk kemungkinan jika yang bersangkutan bisa juga diberhentikan namun kembali ke hasil kajian BKPPD nantinya
Namun untuk sementara, kedua guru tersebut dipindahtugaskan ke Kapanewon lain yang jaraknya jauh dan juga medannya sulit. Keduanya dipindahtugaskan ke tempat yang berbeda. Di mana satu dipindah ke Mertelu dan satu lagi ke Girisubo.
"Berkaitan dengan perpanjangan PPPK yang bersangkutan nanti juga kita evaluasi. Kontrak PPPK itu lima tahunan soalnya," terangnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan