SuaraJogja.id - Polresta Sleman serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memetakan sejumlah ruas jalan yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayahnya. Para pemudik dan wistawawan saat momen Lebaran 2024 nanti diimbau lebih waspada.
Wakasat Lantas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi menuturkan terdapat pergeseran ruas jalan yang cukup rawan laka lantas di Sleman. Jika sebelumnya ada di Jalan Siliwangi kini telah bergeser ke Jalan Kaliurang.
"Untuk dua bulan terakhir yang rawan kecelakaan di Sleman yang tadinya di Jalan Siliwangi sudah bergeser di Jalan Kaliurang dari kilometer 4 sampai 17," kata Fita, Kamis (28/3/2024).
Selain Jalan Kaliurang yang dianggap rawan mengingat jumlah kasus laka lantas meningkat. Jalur Prambanan-Kalasan pun harus menjadi perhatian para pengguna jalan.
"Kemudian Jalan Solo di Jalur Prambanan-Kalasan. Untuk update karena setiap bulannya tidak tetap. Belum termasuk (jalur) blackspot namun rawan kecelakaan. Jadi pada saat ini di Jalan Kaliurang dan Jalan Solo," terangnya.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman Arip Pramana menambahkan ada jalur Prambanan atas yang masih cukup rawan terjadi kecelakaan. Mengingat lokasinya jalan yang cukup terjal dan naik turun.
"Khususnya untuk jalur bahaya bagi para pemudik yang baru masuk ke Jogja, utamanya di Prambanan atas yaitu jalur breksi dan jalur pereng. Ketinggiannya hampir 30 derajat (kemiringan), karena kendaraan-kendaraan itu rata-rata didesain 25 derajat," ucapnya.
Bukan tanpa upaya, Dishub Sleman pun telah memberikan sejumlah tanda atau rambu lalu lintas bagi para pengemudi yang melintas jalur-jalur tersebut.
"Kemudian langkah-langkah yang sudah kami lakukan, kita pasang di sana rambu-rambu untuk bergeser ke gigi paling rendah, baik dari atas maupun dari bawah. Termasuk pembatasan untuk bus tidak boleh naik yang dari arah pereng," ungkapnya.
Baca Juga: Tercatat masih Ada 118,6 Kilometer Jalan di Sleman yang Rusak Ringan Jelang Arus Mudik Lebaran 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya