SuaraJogja.id - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memastikan pelayanan kesehatan di wilayahnya tetap berjalan saat libur cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2024 mendatang. Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Bumi Sembada siap siaga memberikan layanan kesehatan pada Lebaran nanti.
Disampaikan Kustini, pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya pelayanan kesehatan mulai tanggal 7 – 15 April 2024. Sehingga tetap dapat melayani masyarakat yang sakit atau dalam keadaan darurat.
"Puskesmas Rawat Inap tetap buka 24 jam," kata Kustini, Kamis (28/3/2024).
Sementara itu untuk, puskesmas non rawat inap buka pada pukul 07:30 hingga 20:00 malam pada 7-15 April 2024. Jadwal piket di luar jam kerja terdiri dari dokter, bidan atau perawat dan administrasi.
"Puskesmas siap sedia memberikan Pertolongan Pertama Pada Penyakit dan Kecelakaan termasuk ambulans serta pengemudi yang siaga 24 jam," ujarnya.
Selain itu, Kustini bilang sebagai antisipasi kedaruratan kelahiran selama cuti bersama, Puskesmas juga telah melakukan identifikasi ibu hamil resiko tinggi. Khususnya yang memiliki HPL dalam rentang waktu 7-15 April 2024.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Rumah Sakit Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (RS PONEK). Sejumlah rumah sakit di Sleman pun siap menerima rujukan jika terdapat kasus emergensi terkait dengan kehamilan.
Di antaranya RSUP Dr. Sardjito, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RSKIA Sadewa, RSU Sakina Idaman, RSA UGM, dan RSU PKU Muhammadiyah Gamping.
Ada pula 14 rumah sakit di Sleman yang ditunjuk sebagai RS Rujukan Kegawatdaruratan. Mulai dari RSUP Dr. Sardjito, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RSA UGM, RS PKU Muhammadiyah Gamping, RS Bhayangkara, RS PDHI Kalasan, RS Pantirini, RS JIH, RS Panti Nugroho, RS Puri Husada, RSU At Turots, RS Mitra Sehat serta RS Queen Latifa.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Dinas Pariwisata Gunungkidul Petakan Wisata Pantai yang Berpotensi Ramai Pengunjung
Masyarakat juga dapat menghubungi langsung call center Sleman Emergency Service (SES) di nomor 0274-8609000 atau 08112668900.
Sementara untuk kasus Kejadian Luar Biasa dapat menghubungi Dinas Kesehatan 0274-868409 atau 081328492299.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja