SuaraJogja.id - Pemuda berinisial IS (24) warga Hargorejo, Kokap, Kulon Progo diamankan polisi. Hal itu buntut aksi nekatnya membacok temannya sendiri usai terpengaruh minuman keras (miras).
Kasi Humas Polres Kulon Progo, AKP Triatmi Noviartuti menuturkan peristiwa itu terjadi pada Selasa (9/4/2024) sekira pukul 01.00 WIB. Lokasi penganiayaan sendiri berada di simpang Underpass Kulur, Polodadi, Kulur, Kapanewon Temon, Kulon Progo.
Kejadian bermula pada hari Senin (8/4/2024) sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu pelaku bersama dengan korban dan dua teman lainnya mengonsumsi miras di rumah pelaku.
Pada sekira pukul 23.00 WIB, mereka kemudian menuju ke tempat karaoke yang berada di Wates. Di sana mereka masih menenggak miras sambil bernyanyi bersama.
"Setelah kurang lebih dua jam lamanya bernyanyi dan minum miras, lalu terjadi perselisihan. Saat akan pulang pelaku berpesan kepada korban untuk menunggu di underpass Kulur," kata Novi dikonfirmasi, Jumat (12/4/2024).
Setelah itu pelaku bersama korban dan temannya tadi kemudian menuju Underpass Kulur. Di sana korban mununggu kedatangan pelaku.
"Berselang kurang lebih lima menit, pelaku datang menghampiri korban, kemudian menghunus celurit yang disimpannya di belakang badan [dalam kaos] dan membacokkan kearah korban sebanyak satu kali," terangnya.
Dua rekannya yang berada di lokasi lantas mencegah pelaku untuk melanjutkan aksinya. Akibat bacokan tersebut korban terluka robek di bagian telinga kanan dan tengkuk.
Atas kejadian tersebut, korban lantas melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Temon. Kemudian pada Kamis (11/4/2024) pelaku datang ke Polsek Temon guna dimintai keterangan.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Cekcok Berujung Pembunuhan Perempuan di Kotabaru
"Dari keterangan, pelaku membenarkan dan mengakui perbuatannya. Selanjutnya dilakukan penangkapan guna proses penyidikan lebih lanjut," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru
-
Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan