SuaraJogja.id - Pendaftaran panitia Ad-Hoc Pilkada Kota Yogyakarta 2024 tinggi peminat. Setidaknya sudah ada 261 orang yang mendaftar melalui aplikasi SIAKBA.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Noor Harsya Aryo Samudro menuturkan tak hanya antusiasme partisipasi secara keseluruhan yang menggembirakan. Secara khusus bahkan syarat pemenuhan keterwakilan perempuan pun sudah melebihi target.
"Jadi itu tersebar di 14 kemantren, terdiri dari 141 laki-laki dan 120 perempuan. Presentasenya keterwakilan perempuan terpenuhi lebih dari 30 persen yaitu 46 persen," kata Harsya, Sabtu (4/5/2024).
Dijelaskan Harsya, panitia Ad-Hoc ini bertujuan untuk menjaring para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Setidaknya dibutuhkan 70 personel untuk PPK Kemantren di Kota Jogja.
Sedangkan untuk PPS sendiri akan membutuhkan 135 personel yang tersebar di seluruh kalurahan. Kemudian fokus kerja panitia Ad-Hoc sendiri yakni melakukan pemantauan Pemilu di wilayah Kota Jogja.
"Pembentukan badan Ad-Hoc terdiri dari PPK, PPS dan KPPS. Untuk KPPS nanti akan dibentuk tanggal 7 November 2024. Kemudian PPS mulai tanggal 1 Mei sudah kami umumkan pembentukan badan Ad-Hoc," terangnya.
Persiapan Pilkada Kota Jogja sendiri sudah dimulai sejak 27 Februari 2024 kemarin. Mengacu pada aturan rekrutmen dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016.
Sementara itu, Kadiv Sosiasliasi Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Jogja Agus Muhammad Yazin menambahkan untuk pengumuman Ad-Hoc PPK akan dilakukan pada 4 Mei 2024. Kemudian dilanjutkan ujian tertulis berlangsung 7 Mei 2024 di Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Selanjutnya pengumuman hasil tes tertulis PPK dilakukan tanggal 9 dan 10 Mei 2024. Kemudian dilanjutkan dengan tanggapan masyarakat untuk memastikan anggota Ad-Hoc tak terafiliasi dengan kepentingan politik manapun.
Baca Juga: KPU Yogyakarta: Satu Orang Konsultasi Calon Perseorangan Pilkada 2024
"Jadi masyarakat boleh memberikan tanggapan mulai tanggal 4 Mei sampai 10 Mei. Lalu wawancara teman-teman PPK tanggal 11 sampai 13 Mei, pengumuman hasil seleksi wawancara 14 sampai 16 Mei. Penetapannya 15 Mei dan pelantikannya 16 Mei," terang Yazin.
Berita Terkait
-
Rencana Pembangunan TPST di Piyungan Belum Berjalan, Pj Wali Kota Jogja Pastikan Terus Komunikasi
-
Diduga Hendak Terlibat Tawuran Bawa Celurit, Dua Remaja di Kota Jogja Dicokok Polisi
-
Delapan Nama Daftar Calon Wali dan Wakil Wali Kota Jogja Lewat PKB, Ada Hanum Rais hingga Heroe Poerwadi
-
KPU Yogyakarta: Satu Orang Konsultasi Calon Perseorangan Pilkada 2024
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda