SuaraJogja.id - Pemkab Bantul, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) menyatakan bahwa sejumlah pangkalan di wilayahnya siap melaksanakan aturan wajib menggunakan KTP untuk pembelian gas elpiji 3 kilogram yang dimulai 1 Juni 2024.
"Setelah kami pantau, sebagian besar pangkalan sudah menggunakan aplikasi dari Pertamina, yaitu MyPertamina (MAP) Lite. Saat ini, hampir semua data konsumen telah berhasil dimasukkan ke dalam sistem," ujar Subkoordinator Kelompok Substansi Pengendalian Barang Pokok dan Penting DKUKMPP Bantul, Zuhriyatun Nur Handayani dikutip dari Harianjogja.com--jaringan Suarajogja.id, Kamis (30/5/2024).
Nani, sapaan akrab Zuhriyatun, menjelaskan bahwa data penerima gas 3 kilo atau lebih dikenal gas melon saat ini belum diketahui sepenuhnya karena data jumlah penerima dikelola oleh Pertamina.
"Semua data berasal dari Pertamina dan kembali ke Pertamina juga," tambah Nani.
Nani juga mengungkapkan bahwa pada 2024, Kabupaten Bantul mendapat kuota elpiji 3 kilogram sebanyak 36.022 metrik ton, meningkat dari 35.620 metrik ton atau setara dengan 11.873.333 tabung pada 2023.
"Dengan rata-rata pengeluaran setiap bulan sekitar 2.900-3.400 metrik ton, kami merasa stok tersebut cukup," jelas Nani.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga JBT, Brasto Galih Nugroho, menyatakan bahwa mulai Juni 2024, semua pangkalan elpiji 3 kilogram harus mencatat secara digital menggunakan NIK.
Konsumen yang belum terdata masih dapat dilayani dengan menunjukkan KTP dan KK untuk pendataannya ke depan.
Baca Juga: Pemkab Bantul Awasi Penampungan Ternak Kurban Cegah Sebaran Penyakit
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik