SuaraJogja.id - Kepolisian Resor Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyita ratusan botol minuman keras oplosan dari hasil razia penyakit masyarakat yang digiatkan jajarannya di wilayah hukum kabupaten setempat pada malam takbiran, Minggu (16/6) malam.
"Total ada 134 botol minuman keras oplosan yang kita sita dalam razia tadi malam. Razia penyakit masyarakat dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas pada Idul Adha," kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana dalam keterangannya di Bantul, Senin.
Menurut dia, minuman keras itu diamankan di wilayah Kecamatan Bantul dan Jetis. Yang diamankan di wilayah Bantul terdiri 114 botol minuman jenis oplosan disita dari ADP. Sedangkan di Jetis, polisi menyita sebanyak 20 botol minuman keras oplosan dari tangan BN.
"Seluruh minuman keras tersebut, langsung diamankan ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bantul untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.
Jeffry mengatakan, langkah jajaran Polres Bantul dalam mengungkap peredaran minuman keras itu sebagai upaya cipta kondisi di wilayah Kabupaten Bantul, khususnya dalam rangka perayaan Idul Adha 1445 Hijriah.
Dengan demikian, kata dia, diharapkan pelaksanaan ibadah Idul Adha di wilayah hukum Polres Bantul berjalan secara aman dan kondusif.
Selain itu, kata dia, operasi penyakit masyarakat yang digiatkan polisi tersebut juga untuk menekan angka penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Bantul.
"Kami tidak akan pernah berhenti memberantas peredaran minuman keras maupun penyakit masyarakat lainnya untuk menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bantul," ujarnya.
Baca Juga: Polres Bantul dan Kodim Kuatkan Sinergitas Jelang Pengamanan Pilkada
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun