SuaraJogja.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta memberikan penjelasan terkait dengan polemik sejumlah siswa yang berada di RW 04 RT 14, Kalurahan Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, yang tidak diterima PPDB dalam zonasi radius. Padahal rumah para calon peserta didik itu berada di lingkungan RW yang ada.
Kabid Pendidik Tenaga Kependidikan Data dan Sistem Informasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja, Mannarima menuturkan bahwa perhitungan jarak itu diambil dari titik tengah wilayah atau RW tersebut. Sedangkan untuk titik tengah RW 04 memang berada cukup jauh dari SMPN 6 Yogyakarta.
Berdasarkan data dari peta zonasi yang ada, titik tengah RW 04 itu mencapai 0,246 kilometer. Sedangkan wilayah RW 04 sendiri membentang hingga sisi utara SMKN 3 Jogja.
"Jadi kalau di SMPN 6 itu kalau dari sisi regulasi sudah tidak ada masalah, sudah sesuai, hanya memang posisi orang tua yang berada di belakang sekolah itu, SMPN 6 itu, jarak titik tengah RW-nya itu jauh, jauh di tengah," kata Manna, Kamis (27/6/2024).
Baca Juga: Zonasi SMPN 6 Yogyakarta Dipertanyakan, Ketua RW: Disdikpora Tak Pernah Verifikasi
"Sehingga kelihatannya rumahnya bersebelahan dengan sekolah tapi di titik tengah RW-nya itu masih 0,24, masih lebih jauh daripada RW-RW yang lain. Sehingga anak-anak yang RW 4 itu semuanya tidak terima," sambungnya.
Kendati demikian, peletakan titik tengah untuk RW 04 itu akan dievaluasi oleh Disdikpora Kota Jogja. Mengingat penempatan titik tengah yang ternyata cukup jauh dari SMPN 6 Yogyakarta.
"Titik tengah RW-nya itu jauh di utaranya SMKN 2 dan SMKN 3 malahan. Sementara SMPN 6 ini berada di pinggir RW 04 sisi selatan. Memang rumah calon siswa dekat tapi jarak dari titik tengah RW ke sekolah jauh. Nah ini kemudian ke depan akan kita evaluasi," ungkapnya.
Dia mengakui permasalahan ini baru muncul pada PPDB tahun ini. Padahal skema zonasi radius serupa sudah berjalan pada penyelenggaran PPDB tahun sebelumnya.
Pihaknya memastikan bakal berkoordinasi dengan instansi terkait serta pemangku wilayah setempat. Khususnya untuk data penduduk di wilayah RW 04.
Baca Juga: Polemik PPDB Zonasi SMPN 6 Jogja: Kepala Sekolah Angkat Bicara, Sistem jadi Kambing Hitam?
Sebelumnya diberitakan sejumlah calon siswa yang berasal dari RW 04, RT 14, Kalurahan Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta harus gigit jari. Pasalnya mereka yang notabene berada satu wilayah dengan SMP Negeri 6 Yogyakarta justru tidak diterima melalui jalur zonasi radius.
Berita Terkait
-
Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Mudik Lebaran Gunakan Kereta pada Minggu H+6
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur 2025, Lengkap dengan Cara Belinya Lewat Online!
-
Stasiun Jogja Diserbu Pemudik: Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Besok!
-
Peringatan Dini Tsunami di Underpass Bandara YIA, BNPB: Supaya Masyarakat Waspada, Bukan Menakuti
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Uang Rp20 Ribu di Jakarta dan Yogyakarta
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo