SuaraJogja.id - Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA), AAGN Ari Dwipayana, mengatakan bahwa spirit utama Kagama adalah berbakti untuk ibu pertiwi. Semangat ini yang selalu digaungkan pada saat menyanyikan Hymne Gadjah Mada dan akan terus digaungkan dalam setiap aktivitas kegiatan Kagama.
Ari mengatakan pengurus Kagama boleh silih berganti namun jiwa dan tekad tetap sama, berbakti pada ibu pertiwi. Menurut Ari, spirit yang sama juga menjadi dasar penyusunan tema Munas XIV Kagama 2024, yang akan dilaksanaka pada 14-17 November 2024. Munas yang akan dilaksanakan di Ancol Jakarta itu mengusung tema “Kagama Bakti untuk Ibu Pertiwi.”
Ari Dwipayana menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada acara peluncuran logo dan jingle Munas XIV Kagama 2024, pada Minggu malam (30/6/2024) di Rumah Kagama Jakarta. Acara yang berlangsung amat meriah tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama, Ganjar Pranowo, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama, Budi Karya Sumadi, segenap Pengurus Harian Pengurus Pusat Kagama, Badan Pekerja Munas, Tim Dana Usaha Munas, Tim Seminar Nasional Pra Munas, serta Panitia Pelaksana Munas XIV Kagama.
Dalam kesempatan tersebut, Ari yang juga Ketua Panitia Munas XIV Kagama, menyampaikan laporan tentang pelaksanaan acara peluncuran logo dan jingle Munas. Ia mengatakan peluncuran logo dan jingle Munas adalah cara Kagama memanaskan dan menggairahkan forum Munas sehingga Munas dapat menjadi milik anggota Kagama di seluruh Indonesia bahkan anggota Kagama di luar negeri.
Ari juga berharap proses penyelenggaraan Munas tersebut bukan hanya sebagai momen di bulan November saja, namun gelora menuju Munas tersebut harus terus dilakukan di semua tempat yang melibatkan semua pengurus kagama di semua tingkatan.
“Diharapkan dengan tema yang sudah dirumuskan ini teman-teman bisa melaksanakan acara yang terkait dengan penyelenggaraan munas. Acara tersebut seperti seminar, bakti sosial, dan acara-acara lain yang sepenuhnya menunjukkan Kagama bukan hanya sekedar hadir namun juga berkontribusi pada persoalan masyarakat maupun bangsa,” kata Ari.
“Saya berharap munas kagama ini tidak kalah dengan munas partai dalam arti kemeriahannya. Kita akan berpesta demokrasi, berpesta kepemimpinan, berpesta kemajuan pada Munas Kagama” ujar Ari.
“Munas kagama tahun ini adalah Munas Kagama yang ke-14. Itu sebuah perjalanan panjang dari Pengurus Pusat Kagama dan tentu saja perjalanan panjang dari kita semua,” pungkasnya.
Baca Juga: Mensesneg Sebut Tak ada Lagi Reshuffle Kabinet Dalam Waktu Dekat
Berita Terkait
-
Di Depan Pengusaha Kadin, Prabowo Ingatkan Jangan Bersaing Secara Mematikan
-
Kaleidoskop 2024: Dinamika Parpol di Tahun Politik, Golkar Dipimpin Bahlil, PDIP Takut Diawut-awut
-
Kisruh Kursi Ketum PMI, Agung Laksono Siap Duduk Bersama Bareng JK: Kalau Saya Anytime
-
Bantah Dukung Kubu Agung Laksono, Menkes Budi Jelaskan Hubungan Kemenkes dengan PMI
-
Soal Dualisme Kepengurusan PMI, Menteri Hukum Bilang Begini
Terpopuler
- CEK FAKTA: Diskon Listrik 50 Persen Berlaku Lagi, Periode Maret-April 2025
- Pembagian Port Grup Piala Dunia 2026 Dirilis, Ini Posisi Timnas Indonesia
- Masak Rendang 12 Kg, Penampilan BCL di Dapur Jadi Omongan
- Cruiser Matik QJMotor SRV 250 AMT Paling Digandrungi di Indonesia
- 3 Pemain Liga Inggris yang Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia untuk Lawan China dan Jepang
Pilihan
-
Petaka Mees Hilgers: Cedera Jadi Kontroversi Kini Nilai Pasar Terus Turun
-
Potret Denny Landzaat Salam-salaman di Gereja Saat Lebaran 2025
-
Media Belanda: Timnas Indonesia Dapat Amunisi Tambahan, Tristan Gooijer
-
Jumlah Kendaraan 'Mudik' Tinggalkan Jabodetabek Tahun Ini Meningkat Dibandingkan 2024
-
PSSI Rayu Tristan Gooijer Mau Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia
Terkini
-
Waspada Lonjakan Sampah Lebaran, Yogyakarta Siapkan Jurus Ampuh Ini
-
Libur Lebaran Tetap di Jogja? Ini Strategi Dinas Pariwisata Agar Wisatawan Betah
-
Idul Fitri, Haedar Nashir Ingatkan Jiwa Khalifah Luntur, Umat dan Pemimpin Akan Bermasalah
-
Tiket Ludes, Yogyakarta Diserbu Pemudik: KA Java Priority Jadi Primadona
-
Hasto Wardoyo Jamin Takbir Keliling Tak Ganggu Lalu Lintas Jogja, Tapi Ada Syaratnya