SuaraJogja.id - Rencana relokasi sekolah terdampak proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo di wilayah Sleman masih berproses. Prosesnya masih terkait dengan administrasi lahan pengganti hingga Detail Engineering Design (DED) bangunan baru.
Diketahui ada satu Sekolah Dasar (SD) di Sleman yang terkena dampak proyek jalan tol Jogja-Solo, yakni SD Negeri Nglarang. SD Negeri yang terletak di kawasan Tlogoadi, Mlati itu harus direlokasi setelah terdampak total.
Sekretaris Dinas Pendidikan Sleman, Sri Adi Marsanto menuturkan saat ini pengurusan lahan pengganti tengah diproses. Diketahui lahan relokasi yang digunakan adalah Tanah Kas Desa (TKD) Tlogoadi dan Tirtoadi.
"Permohonan pemanfaatan TKD di atas sedang dalam proses," kata Adi, Selasa (6/8/2024)
Baca Juga: Proses Administrasi Tak Kunjung Usai, Proyek Tol Jogja-Solo di Sleman Terhambat Pembebasan Lahan
Disampaikan Adi, relokasi membutuhkan dua TKD untuk gedung sekolah dan jalan masuk. Dua TKD yang dimanfaatkan untuk relokasi sekolah itu memiliki luasan yang berbeda.
Pada TKD Tlogoadi yang terletak di Cebongan Kidul seluas 4.372 meter persegi. Rencananya akan dimanfaatkan untuk relokasi gedung SDN Nglarang.
Kemudian lahan TKD Tirtoadi yang berada di Ketingan memiliki luas 136 meter persegi. Lahan itu rencananya akan dimanfaatkan untuk jalan masuk menuju gedung baru sekolah.
Selain permohonan untuk pemanfaatan TKD, kata Adi, penyusunan DED bangunan gedung sekolah baru juga masih dilakukan. Ditargetkan penyusunan DED sudah selesai pada bulan Agustus ini.
"Ditargetkan akan selesai (DED) pada bulan Agustus pekan ketiga," ujarnya.
Diungkapkan Adi, proses penyusunan DED gedung sekolah baru melibatkan banyak pihak. Termasuk konsultan perencana yang wajib berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah.
Hal tersebut terkait dengan tandar bangunan gedung pendidikan serta kebutuhan ruang sekolah. Tak hanya itu, gambaran terkait siteplan tetap wajib dikoordinasikan dengan pihak Kalurahan Tlogoadi dan Kalurahan Tirtoadi.
"Gambar Siteplan untuk lampiran proposal permohonan pemanfaatan TKD Tlogoadi dan TKD Tirtoadi, disahkan oleh Dinas Pendidikan dan masing-masing-masing Kalurahan," tegasnya.
Diketahui ada sejumlah fasilitas umum di Sleman yang terdampak pembangunan proyek strategis nasional tersebut. Mulai dari makam, sekolah hingga masjid.
"Untuk fasilitas umum yang belum direlokasi yang terkena dampak pembangunan jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di antaranya empat buah makam, satu bangunan sekolah SD dan dua bangunan tempat ibadah berupa masjid," kata Humas Proyek Tol Jogja Solo Paket 2.2 PT Adhi Karya (persero), Agung Murhandjanto.
Berita Terkait
-
CBDK Akuisisi Saham CKBD 99% Senilai Rp99 Miliar
-
Pramono Anung Akan Resmikan Rusun di Jagakarsa bagi Warga Terdampak Pembebasan Lahan Kali Ciliwung
-
Transmigrasi Era Baru: Bukan Lagi Sekadar Pindah Pulau! Ini 5 Pilar yang Mengubah Segalanya
-
Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai
-
Komitmen Nyata Menuju Swasembada Pangan: Panen Raya Serentak Optimasi Lahan di Merauke
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi