SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta meraih penghargaan "Universal Health Coverage" (UHC) dari Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atas keberhasilan dalam mengikutsertakan lebih dari 95 persen masyarakat Sleman pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan diserahkan dalam kegiatan "UHC Awards" yang dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Muhadjir Effendy di Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis.
"Pemkab Sleman terus berupaya dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat khususnya dalam memberikan jaminan kesehatan," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melalui pesan tertulis yang diterima di Sleman.
Menurut dia, komitmen tersebut dapat dilihat dari meningkatnya jumlah warga Sleman yang terdaftar dalam program JKN dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, sebanyak 1.112.457 jiwa penduduk Sleman terdaftar dalam Program JKN-KIS dengan persentase 100,88 capaian UHC Kabupaten Sleman dibandingkan dengan jumlah penduduk semester II tahun 2023.
"Pencapaian UHC Pemkab Sleman ini sekali lagi merupakan bukti bahwa pemerintah memberikan kepastian perlindungan atas hak jaminan sosial kesehatan bagi masyarakat khususnya di Sleman," katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Sleman yang telah menjalin sinergi dan kolaborasi bersama Pemkab Sleman dengan mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah ke dalam program JKN-KIS.
"Sebagai tindak lanjut dari capaian UHC Kabupaten Sleman, Pemkab Sleman akan fokus pada peningkatan pelayanan kepada peserta program JKN-KIS dengan menggerakkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk turut berperan aktif mendukung program JKN-KIS sesuai kewenangan masing-masing," katanya.
Kepala BPJS Cabang Sleman Irfan Qadarusman menyampaikan ucapan selamat kepada Kabupaten Sleman yang menjadi salah satu dari 460 kabupaten/kota dengan capaian UHC lebih dari 95 persen dan mendapatkan penghargaan UHC kategori utama.
Baca Juga: Kolaborasi NU-Muhammadiyah di Pilkada Gunungkidul: Arda Bawa Harapan Baru
"Keberhasilan Kabupaten Sleman mencapai UHC memberi kontribusi bagi program nasional dengan persentase 98,18 persen peserta JKN atau sebanyak 281,603 juta jiwa penduduk Indonesia per semester I (1 Agustus 2024)," katanya.
Menurut dia, angka tersebut menjadi sejarah baru bagi Indonesia yang mencapai UHC pada tahun ke-10, lebih unggul dari beberapa negara lainnya.
Ia berharap, prestasi yang telah diraih Kabupaten Sleman ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Sleman.
Berita Terkait
-
Cegah Stunting, 140 Pengasuh Anak di Sleman Dilatih Manajemen ASI Perah
-
Sambut Musim Baru, Bupati Sleman Harap PSS Sleman Bisa Berbicara Banyak di Liga 1
-
Pemkab Sleman Tekan Kemiskinan dengan Program Padat Karya: 714 Pekerja Terlibat di 17 Lokasi
-
PDI Perjuangan Tidak Usung Kustini, Bupati Sleman Petahana Siapkan Dukungan Koalisi Baru
-
Kolaborasi NU-Muhammadiyah di Pilkada Gunungkidul: Arda Bawa Harapan Baru
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup
-
Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan