SuaraJogja.id - Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi DIY berhasil menangkap Vinny Shintia Dewi (44), terpidana kasus penipuan haji khusus atau haji plus, yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2021.
Kasi Penerangan Hukum Kejati DIY, Herwatan, menyatakan bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu (7/8/2024) kemarin di rumah terpidana yang berlokasi di Jalan Sunan Gunung Jati, Sinduharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
"Terpidana ini merupakan Komisaris PT Berkat Limpah Bersama. Kita tangkap saat dia sedang duduk santai dan tidak melakukan perlawanan," ujar Herwatan, Kamis (8/8/2024).
Setelah dinyatakan sehat usai pemeriksaan medis, Vinny langsung dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sleman.
Kronologi Penipuan
Penipuan ini bermula ketika Vinny menawarkan kepada korban, Yennie Agustien, untuk berangkat haji khusus pada tahun 2018 dengan biaya Rp183 juta, yang dijanjikan dapat langsung berangkat setelah pelunasan.
Korban kemudian membayar secara angsuran hingga mencapai Rp276 juta untuk dua orang. Namun, pada 12 Agustus 2018, korban diminta untuk menambah biaya sebesar Rp101.530.000 agar dapat berangkat haji pada tahun yang sama.
Meski korban telah mentransfer uang tambahan tersebut, keberangkatan haji tidak terealisasi dengan alasan visa tidak disetujui oleh Arab Saudi.
Vinny berjanji akan mengembalikan seluruh uang korban dalam 14 hari, namun hingga kini uang sebesar Rp377.530.000 tidak pernah dikembalikan dan telah digunakan untuk kepentingan pribadi.
Baca Juga: Kabur sampai ke Ibu Kota, Makelar Hewan Ternak Asal Gunungkidul Diringkus Polisi saat sedang Santai
Dalam persidangan, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Vinny dengan hukuman penjara 2 tahun berdasarkan Pasal 378 KUHP. Pada 9 November 2020, Pengadilan Negeri Sleman memutuskan Vinny bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 8 bulan, yang kemudian diperberat menjadi 2 tahun di Pengadilan Tinggi Yogyakarta. Kasasi yang diajukan pun ditolak oleh Mahkamah Agung.
Setelah putusan kasasi keluar, saat hendak dieksekusi, Vinny tidak ditemukan di alamatnya di Banyumanik, Kota Semarang, dan sejak itu masuk dalam DPO.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan