SuaraJogja.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan semua daerah di Indonesia harus bisa mencapai kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 100 persen seperti yang diraih provinsi itu.
"Harapan saya semua daerah harus bisa mencapai kepesertaan JKN hingga 100 persen tidak hanya DIY, tapi seluruh Indonesia," kata Sultan HB X usai menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2024 dari BPJS Kesehatan yang diserahkan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di TMII, Jakarta, Kamis.
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Kamis, Sultan HB X mengatakan,
semua pemerintah daerah memiliki kewajiban memfasilitasi agar masyarakatnya ikut dalam jaminan kesehatan.
"Hal itu berarti rakyat difasilitasi oleh para pimpinannya untuk hidup sejahtera dan sehat," tutur Sultan.
Selain itu, Sultan berharap ada peningkatan kualitas pelayanan baik di rumah sakit maupun organisasi BPJS Kesehatan sehingga pelayanan semakin baik, mudah, dan jelas bagi masyarakat.
"Semoga saja BPJS Kesehatan juga memperhatikan pada aspek kultur masyarakatnya sendiri yang berbeda-beda, di dalam pola pendekatan dan pola komunikasinya. Saya mohon itu dihargai sehingga lebih memungkinkan pelayanan itu makin baik bagi masyarakat," kata dia.
Sedangkan Wapres Ma'ruf Amin yang hadir pada acara tersebut menuturkan bahwa pencapaian UHC di berbagai daerah menunjukkan komitmen negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Pencapaian tersebut, menurut dia, tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara BPJS Kesehatan, kementerian/lembaga, dan seluruh pemerintah daerah.
"Pemerintah daerah harus mendorong agar setiap penduduk yang berada di wilayahnya terdaftar sebagai peserta aktif dalam Program JKN," kata Ma'ruf Amin.
Baca Juga: Kunjungi Bantul, Wapres K.H Ma'ruf Aamin Kagum Sentra Kerajinan Gerabah Kasongan
Wapres juga menegaskan bahwa pemerintah pusat, daerah, dan fasilitas kesehatan harus memastikan bahwa setiap warga negara dapat mengakses layanan kesehatan, tanpa terkendala biaya dan lokasi.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyebut capaian UHC di berbagai daerah merupakan bentuk implementasi pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN.
Jumlah kepesertaan JKN per 1 Agustus 2024 telah mencapai 276.520.647 jiwa atau 98,15 persen dari total penduduk di Indonesia.
"Pencapaian ini bukan hanya tentang jumlah kepesertaan, tetapi juga memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan," ujar Ghufron.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda