SuaraJogja.id - Sebanyak 17 orang warga binaan Rutan Kelas IIB Wates mendapatkan remisi. Pemberian pengurangan masa tahanan ini sekaligus sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.
Kepala Rutan Kelas IIB Wates, Erik Murdiyanto, menuturkan sebenarnya ada 19 orang. Namun dua narapidana telah mendapat program intergrasi sebelum SK remisi turun.
"Sehingga WBP yang mendapatkan remisi berjumlah 17 orang," kata Erik, dalam keterangannya, Sabtu (17/8/2024).
Adapun rincian WBP yang mendapat remisi di antaranya, remisi umum 1 sebenyak 16 orang dengn rincian satu bulan 9 orang, dua bulan 3 orang, tiga bulan 3 orang dan empat bulan 1 orang. Sedangkan remisi umum 2 sebanyak 1 orang sebesar satu bulan.
Erik menyampaikan dengan adanya pemberian remisi dan integrasi ini dapat menghemat anggaran negara.
"Setelah kami jumlahkan dengan biaya perawatan tahanan di sana, Rutan Wates dengan adanya program remisi dan integrasi ini bisa menghemat sekitar Rp.18.270.000," ucapnya.
Sementara itu, Pj Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi, menyambut baik pemberian remisi kepada warga binaan di Rutan Kelas IIB Wates. WBP diharapkan dapat memanfaatkan pemberian remisi ini dengan bijak.
"Tentunya ungkapan syukur tersebut harus disertai dengan kesiapan untuk kembali bermasyarakat dengan baik. Kehidupan yang akan dijalani ke depan harus benar-benar ditata kembali, memulai kehidupan baru yang lebih baik lagi," ungkap Siwi.
Siwi menyebut pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi dari negara yang percaya. Bahwa setiap manusia memiliki potensi untuk memperbaiki diri dan berbuat baik.
Baca Juga: Innalillahi, Bakal Calon Bupati Kulon Progo Akhmad Basuki Meninggal Dunia, Ini Kata Golkar
"Saya berharap Saudara dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dari pengalaman, berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dan berkontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat setelah Saudara kembali ke tengah-tengah mereka," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK