SuaraJogja.id - Meski sejak awal mengemukakan bakal mengusung pasangan Prof Sutrisna Wibawa-Sumanto dalam Pilkada Gunungkidul 2024 mendatang, namun partai ini baru mengeluarkan rekomendasi kepada keduanya Senin (19/8/2024) tadi. Padahal Partai Gerindra, Demokrat dan PKS sudah lebih dulu mengeluarkan rekomendasinya.
Senin siang, beredar foto surat rekomendasi Partai NasDem kepada Prof Sutrisna Wibawa-Sumanto melalui aplikasi pesan di gawai. Surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem tersebut ditandatangani oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai NasDem Prananda Surya Paloh dan Sekretaris Bapilu DPP Partai NasDem, Willy Aditya.
Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DIY, Suharno ketika dikonfirmasi membenarkan perihal rekomendasi tersebut. Hari Senin ini, pasangan Sutrisna Wibawa-Sumanta ke Jakarta untuk menerima surat rekomendasi secara langsung di DPP.
"Hari ini mereka sudah di Jakarta menerima secara langsung surat rekomendasi itu di DPP," kata Suharno ketika dikonfirmasi ke nomor pribadinya.
Baca Juga: KPU Bantul Siapkan 1.487 TPS untuk Pemungutan Suara Pilkada 2024
Usai memastikan pasangan Sutrisna Wibawa-Sumanto bakal mereka usung, Partai NasDem Gunungkidul bakal segera berkoordinasi dengan partai yang sebelumnya resmi memberikan rekomendasi kepada pasangan mantan rektor UNY dengan Ketua Bapilu Partai Gerindra ini.
Suharno mengatakan ada 3 partai itu adalah Gerindra, Demokrat dan PKS. Mereka bakal berkoordinasi sembari tetap berkomunikasi dengan partai yang lain di luar pengusung resmi. Mereka berkoordinasi untuk menentukan kapan deklarasi serta pendaftaran ke KPU.
"Kita akan berkoordinasi untuk menentukan kapan mendaftar (ke KPU) dan menunggu kalau ada partai lain mungkin masih ada yang ingin gabung," tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sutrisna Wibawa juga membenarkan jika hari ini dirinya bersama Sumanto jadi pergi ke Jakarta ke kantor DPP Partai Nasdem menerima surat rekomendasi untuk maju Pilkada 2024 mendatang. Saat ini dirinya masih berada di Jakarta.
"Jadi dan sudah terima rekomendasi," kata dia.
Dia mengaku berterimakasih dengan Partai NasDem yang telah memilihnya untuk diusung dalam kontestasi ini. Untuk partai yang lain, dia mengaku masih terus menjalin komunikasi baik melalui partai ataupun secara pribadi.
Dia menandaskan untuk dukungan partai lain memang masih dinamis. Kendati demikian, empat partai yang sudah memberinya rekomendasi sebenarnya sudah cukup untuk modal mendaftar ke KPU dan memenangkan kontestasi ini.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Satgas Damai Cartenz: Ada KKB di Balik Bentrok Pilkada Puncak Jaya Tewaskan 12 Orang
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan